Senin, 20 Mei 2019
Follow Us:
21:06 WIB - Babinsa Ikut Bantu Pembuatan Pagar Besi Rumah Di Bengkel Las | 21:06 WIB - Bupati Nisel Serukan Masyarakat Tolak Gerakan People Power | 21:06 WIB - Koramil 12 Teluk Dalam Giat Komsos Ke Rutan Nisel | 21:06 WIB - Wagubri Larang PNS Pemprov Riau Ikut Aksi 22 Mei | 21:06 WIB - Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan | 21:06 WIB - Wabup Inhil Pimpin Upacara Peringatan Ke - 111 Hari Kebangkitan Nasional
/ Rokan Hilir / Keluarga Terdakwa Kejar Hakim Hingga ke Ruangan /
Tidak Puas dengan Vonis Hakim
Keluarga Terdakwa Kejar Hakim Hingga ke Ruangan
Sabtu, 06 Mei 2017 - 10:23:15 WIB
Bagansiapiapi, Bidikonline.com - Keluarga terdakwa, H.Zailani Santuri tidak terima dengan putusan hakim yang mengganjar hukuman selama 8 bulan penjara. Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa yang hanya mengancam 6 bulan penjara. Bahkan pihak keluarga menuding hakim ikut bermain dan mereka mengejar sampai ke ruangan pribadinya di lantai 2.

"Hai hakim ..!!! keluar kau...!!! kami minta keadilan, ini pengadilan negara, bukan pengadilan siluman, kena sogok makan anak bini," teriak keluarga terdakwa.

Pihak keamanan langsung mengamankan ruang pribadi Ketua Majlis Hakim setelah melihat situasi tidak kondusif pada malam Kamis (4/5/2017).

Taman Karya Purba SH MH, kuasa hukum terdakwa mengungkapkan, proses hukum sudah mencederai rasa keadilan. Menurutnya, dalam persidangan ada kejanggalan dalam pembacaan putusan. Seharusnya hakim memberikan kesempatan kepada jaksa dan terdakwa, apakah terima , pikir-pikir atau banding.

"Memang kita ada diberikan kesempatan pilihan itu tadi, tapi kita tidak diberikan kesempatan untuk menyatakan banding. Namun palu sudah diketuk, ini yang aneh dan janggal tidak sesuai seperti yang diatur dalam hukum acara," jelas Taman Karya Purba SH MH.

Dalam hal putusan ini, kata Taman, mereka akan menyatakan banding dan pihaknya sudah membuat berita acara kejadian ini dengan majelis hakim.

Sebelumnya, H.Zailani Sianturi merupakan terdakwa kasus penggelapan pupuk sebanyak 150 ton milik warga Sumut. Dalam sidang tuntutan, JPU Kejari Rohil Endra Andre SH menuntut terdakwa H. Zailani Sianturi telah melakukan perbuatan tindak pidana penggelapan dengan pasal 378 KUHPidana dengan ancaman 6 bulan penjara. (Grc)



Berita Lainnya :
  • Babinsa Ikut Bantu Pembuatan Pagar Besi Rumah Di Bengkel Las
  • Bupati Nisel Serukan Masyarakat Tolak Gerakan People Power
  • Koramil 12 Teluk Dalam Giat Komsos Ke Rutan Nisel
  • Wagubri Larang PNS Pemprov Riau Ikut Aksi 22 Mei
  • Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan
  • Wabup Inhil Pimpin Upacara Peringatan Ke - 111 Hari Kebangkitan Nasional
  • Disinyalir Volume Dipangkas
  • NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified
  • Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan