Rabu, 18 09 2019
Follow Us:
Senin, 16 September 2019 - 20:09 WIB
40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik
Senin, 16 September 2019 - 20:09 WIB
Enam Anggota DPRD Bengkalis Tepuk Tepung Tawar
Senin, 16 September 2019 - 19:45 WIB
Wabup Inhil Meletakan Batu Pertama
19:45 WIB - Fahri Hamzah: Inilah Puncaknya, Pak Jokowi Merasa KPK adalah Gangguan | 19:45 WIB - Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf | 19:45 WIB - Enam Anggota DPRD Bengkalis Tepuk Tepung Tawar | 19:45 WIB - 40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik | 19:45 WIB - Wabup Inhil Meletakan Batu Pertama | 19:45 WIB - Penutupan MTQ XVIII, Ini Pesan Wabup Pelalawan
/ Rokan Hilir / Keluarga Terdakwa Kejar Hakim Hingga ke Ruangan /
Tidak Puas dengan Vonis Hakim
Keluarga Terdakwa Kejar Hakim Hingga ke Ruangan
Sabtu, 06 Mei 2017 - 10:23:15 WIB
Bagansiapiapi, Bidikonline.com - Keluarga terdakwa, H.Zailani Santuri tidak terima dengan putusan hakim yang mengganjar hukuman selama 8 bulan penjara. Vonis tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa yang hanya mengancam 6 bulan penjara. Bahkan pihak keluarga menuding hakim ikut bermain dan mereka mengejar sampai ke ruangan pribadinya di lantai 2.

"Hai hakim ..!!! keluar kau...!!! kami minta keadilan, ini pengadilan negara, bukan pengadilan siluman, kena sogok makan anak bini," teriak keluarga terdakwa.

Pihak keamanan langsung mengamankan ruang pribadi Ketua Majlis Hakim setelah melihat situasi tidak kondusif pada malam Kamis (4/5/2017).

Taman Karya Purba SH MH, kuasa hukum terdakwa mengungkapkan, proses hukum sudah mencederai rasa keadilan. Menurutnya, dalam persidangan ada kejanggalan dalam pembacaan putusan. Seharusnya hakim memberikan kesempatan kepada jaksa dan terdakwa, apakah terima , pikir-pikir atau banding.

"Memang kita ada diberikan kesempatan pilihan itu tadi, tapi kita tidak diberikan kesempatan untuk menyatakan banding. Namun palu sudah diketuk, ini yang aneh dan janggal tidak sesuai seperti yang diatur dalam hukum acara," jelas Taman Karya Purba SH MH.

Dalam hal putusan ini, kata Taman, mereka akan menyatakan banding dan pihaknya sudah membuat berita acara kejadian ini dengan majelis hakim.

Sebelumnya, H.Zailani Sianturi merupakan terdakwa kasus penggelapan pupuk sebanyak 150 ton milik warga Sumut. Dalam sidang tuntutan, JPU Kejari Rohil Endra Andre SH menuntut terdakwa H. Zailani Sianturi telah melakukan perbuatan tindak pidana penggelapan dengan pasal 378 KUHPidana dengan ancaman 6 bulan penjara. (Grc)



Berita Lainnya :
  • Fahri Hamzah: Inilah Puncaknya, Pak Jokowi Merasa KPK adalah Gangguan
  • Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf
  • Enam Anggota DPRD Bengkalis Tepuk Tepung Tawar
  • 40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik
  • Wabup Inhil Meletakan Batu Pertama
  • Penutupan MTQ XVIII, Ini Pesan Wabup Pelalawan
  • Gubri Desak Polda Riau Cari Pelaku Karhutla
  • 45 Anggota DPRD Inhil Terpilih Ucapkan Janji/ Sumpah Jabatan
  • 30 Anggota DPRD Kepulauan Meranti Dilantik
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan