Kamis, 23 Mei 2019
Follow Us:
13:48 WIB - Gubernur Riau Apresiasi Kinerja Pemprov | 13:48 WIB - Pemkab Meranti Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak | 13:48 WIB - Bupati Siak Lantik 18 Anggota Bapekam Tumang dan Langkai | 13:48 WIB - Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau | 13:48 WIB - Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin | 13:48 WIB - BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru
/ Rokan Hilir / Kejam! Warga Rohil Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas /
Kejam! Warga Rohil Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas
Sabtu, 13 Mei 2017 - 15:11:23 WIB
BANGKOPUSAKO, Bidikonline.com - Dibakar api cemburu kepada istrinya yang masih berhubungan via handphone dengan mantan suaminya, sehingga seorang ayah tiri di Rohil mengarahkan sasaran luapan cemburu kepada anak tiri dengan melakukan penganiayaan. Akibatnya, anak tiri yang berumur 2 tahun, Daffa Rafiqi meninggal dunia.

“Kejadian dugaan tindak pidana melakukan kekerasan terhadap anak mengakibatkan meninggal dunia yang diketahui terjadi Rabu (10/5/17) sekira pukul 16.00 WIB di Puskesmas Bangko Jaya di Jalan Lintas Riau Sumut Balam KM 12 Kepenghuluan Bangko Jaya Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rohil sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungn Anak,” penjelasan Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres, Aiptu Yusran Pangeran Chery, SH, Jum’at (12/5/17).

Kronologis kejadian, Rabu (10/5/17) sekira pukul 16.00 wib pelapor (Cumel (72), Ketua RT 17 RW 05 Dusun Sei Rumbia Kepenghuluan Bangki Permata) menda pat kabar dari Saadara Akub bahwa anak dari salah satu warganya ada yang meninggal dunia di Puskesmas Bangko Jaya.

Atas kabar tersebut maka pelapor datang ke Puskesmas Bangko Jaya. Pa da saat berada di puskesmas maka Pelapor melihat anak berusia 2 tahun sudah meninggal dunia. Melihat kondisi fisik korban, maka pelapor melihat ada kejanggalan pada tubuh korban yang mana terdapat luka memar pada bibir, luka gigit pada perut, luka lebam pada kemaluan korban, luka lebam pada tangan sebelah kiri.

Kondisi korban sudah meninggal dunia, maka pihak puskesmas kemudian membawa korban dengan menggunakan mobil ambulan ke daerah Bagan Besar Kota Madya Dumai untuk dikebumikan.

Atas kejanggalan tersebut maka Kamis (11/5/17) sekira pukul 09.00 Wib pelapor melaporkan kejadian guna adanya pengusutan lebih lanjut.

Untuk kronologis penangkapan, setelah menerima laporan, maka Pihak Kepolisian Sektor Bangko Pusako mendatangi Puskesmas Bangko Jaya untuk menanyakan kepada saksi Hardian selaku pihak puskesmas yang mengetahui pada saat tersangka (Syawaluddin) dan istrinya Devi Purnama Sari membawa korban ke puskesmas.

Saksi Hardian menerangkan bahwa benar pada saat korban dibawa ke puskesmas sekira pukul 15.30 wib sudah meninggal dunia dan ditemukan di bagian badan korban banyak terdapat luka Lebam.

Atas keterangan tersebut maka kemudian pihak kepolisian selanjutnya menemui saksi Lira Agustin Sitorus, tetangga tempat tersangka berdomisili.

saksi menjelaskan pernah mendengar dengan jarak yang sangat dekat Selasa (9/5/17) sekira pukul 01.00 wib tersangka menyiram air kepada korban pada saat korbn buang air besar dicelananya, saksi mendengar ada suara pukulan sambil tersangka mengatakan mengatakan "Ku bunuh kau”.

Berdasarkan Keterangan saksi, maka Kapolsek Bangko Pusako AKP Maiterika, SH, MH bersma Kapospam Balam Km 8 serta Unit Reskrim menuju Ke Bagan Besar Kota Madya Dumai untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kamis (11/5/170 sekira pukul 19.00 wib tersangka ditangkap di tempat mertuanya di Bagan Besar Kota Madya Dumai pada saat sedang mengadakan takziah atas meninggalnya korban. Setelah ditangkap, lelaki bernama Syawaluddin Alias Syawal mengakui bahwa sebelum di bawa ke Puskesmas Bangko Jaya, tersangka menganiaya korban di kamar mandi pada saat korban buang air besar dicelana.

Pada saat dikamar mandi, maka tindakan yang dilangkukan tersangka, memukul pantat korban, mengambil gayung memukulkannya ke arah wajah, memukul bagian mulut.

Setelah membersihkan kotoran korban maka tersanka membawa korban ke kamar, pada saat berada di kamar, maka korban menaburi bedak pada daerah kemaluan korban.

Dikarena korban masih menangis, maka maka menggenggam buah zakar kemaluan korban sekuat tenaga dan menariknya hingga berakibat korban kejang kejang.

Karena melihat korbn kejang maka tersangka meninggalkan korban menjemput istri yang sedang bekerja di Balam KM 4.

Setelah itu tersangka meminjam sepeda motor Si Am dan membawa korbn untuk berobat. Dikarenakan Bidan Tuti yang berada di Km 4 tidak sanggup mengobati, maka di arahkan ke Puskesmas Bangko Jaya. Sekira pukul 15.30 Wib pada saat korban sudah berada di puskesmas maka korban sudah tidak bernyawa lagi/ meninggal dunia. Tersangka melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban mulai awal bulan April 2017 pada saat mengontrak rumah di Balam KM 9 hingga bulan Mei 2017 ketika mengontrak rumah pula di Balam Km3.

Motif, tersangka cemburu kepada Istrinya yang masih berhubungan via telpon dengan mantan suaminya sehingga tersanka mengarahkan sasaran luapan rasa cemburunya ke anak tirinya (korbn yang meninggal dunia) dengan menganiaya korban, jelas Chery.(Rtc)


Berita Lainnya :
  • Gubernur Riau Apresiasi Kinerja Pemprov
  • Pemkab Meranti Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak
  • Bupati Siak Lantik 18 Anggota Bapekam Tumang dan Langkai
  • Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau
  • Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin
  • BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru
  • Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang
  • Gubri Syamsuar Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
  • 10 Bulan Lepas Kredit Honda Beat di Sikat Maling
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan