TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir Zulaikhah Wardan ...[read more] "> TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir Zulaikhah Wardan " />
Kamis, 02 April 2020
Follow Us:
17:16 WIB - Wardan Anggap Masjid Tempat Suci dan Tak Melarang Beribadah | 17:16 WIB - Bupati Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Semprot Disinfektan Di Titik Pusat Keramaian | 17:16 WIB - Pemkab Inhil Umumkan Hal-hal Penting Terkait COVID-19 | 17:16 WIB - Gedung Islamic Center Tembilahan Dijadikan Tempat Karantina Pasien Corona | 17:16 WIB - Bupati Inhil Dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil Tinjau Rumah Sakit Khusus Karantina | 17:16 WIB - Komisi IV DPRD Riau Tinjau Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan
/ Indragiri Hilir / Apresiasi Kelas Pembinaan Pecandu Lem /
Zulaikhah Wardan
Apresiasi Kelas Pembinaan Pecandu Lem
Sabtu, 20 Mei 2107 - 22:10:18 WIB
Ket Foto : Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir, Zulaikhah Wardan.
TERKAIT:
TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir Zulaikhah Wardan mengapresiasi kegiatan kelas pembinaan untuk para pecandu lem cap kambing.
 
"Bagus sekali, salah satu program yang tepat dalam rangka membantu anak-anak pecandu lem untuk bisa kembali menjadi anak yang normal tidak tergantung kepada lem yang bisa merusak otak mereka dan bisa menjadi gila yang akhirnya akan rusak masa depannya," kata Zulaikhah Wardan, Sabtu (20/5/2017).
 
Para pecandu lem cap kambing yang dibarakkan di Makodim 0314/Inhil dan diberikan berbagai kegiatan. "Di sana mereka dibina. Dengan berbagai kegiatan seperti aktifitas olahraga, penyuluhan tentang bahaya ngelem, ceramah agama dan keterampilan lainya," kata ketua TP PKK Indragiri Hilir ini.
 
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, wanita yang akrab disapa Mbak Ikhah ini mengharapkan anak yang mendapat binaan untuk bisa meninggalkan kebiasaan yang tidak baik itu. "Saya berharap mereka meninggalkan kebiasaan ngelem dan dapat menjadi anak yang mempunyai keterampilan untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.
 
Meskipun begitu, Zulaikhah juga meminta agar peserta binaan untuk terus dipantau. "Mereka harus tetap dipantau dan jika perlu diberikan bantuan peralatan ketrampilan sesuai dengan bidangnya, sehingga mereka dapat mandiri dan tidak kembali lagi pada kebiasaan ngelemnya," kata Ikhah. (Adv)
 




Berita Lainnya :
  • Wardan Anggap Masjid Tempat Suci dan Tak Melarang Beribadah
  • Bupati Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Semprot Disinfektan Di Titik Pusat Keramaian
  • Pemkab Inhil Umumkan Hal-hal Penting Terkait COVID-19
  • Gedung Islamic Center Tembilahan Dijadikan Tempat Karantina Pasien Corona
  • Bupati Inhil Dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil Tinjau Rumah Sakit Khusus Karantina
  • Komisi IV DPRD Riau Tinjau Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan
  • Pimpinan DPRD Riau Larang Kunjungan Dari Luar Propinsi
  • Wali Kota Pekanbaru Instruksikan Libur Sekolah 16-30 Maret
  • Disdik Pekanbaru Selenggarakan KSN
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan