TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir Zulaikhah Wardan ...[read more] "> TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir Zulaikhah Wardan " />
Jum'at, 22 Februari 2019
Follow Us:
15:16 WIB - Wagub Lakukan Sidak di Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Ini Kena Tegur | 15:16 WIB - Jadi Gubri, Ini Harapan Firdaus ke Syamsuar-Edy | 15:16 WIB - Sejak Awal Tahun, Polda Riau Ungkap 25 Kg Peredaran Sabu | 15:16 WIB - Bupati Inhil: Melalui Perkemahan Pramuka Terpadu, Kita Wujudkan Pendidikan Berkarakter | 15:16 WIB - Mei, Seluruh Penyaluran Rastra di Riau Bakal Diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai | 15:16 WIB - Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
/ Indragiri Hilir / Apresiasi Kelas Pembinaan Pecandu Lem /
Zulaikhah Wardan
Apresiasi Kelas Pembinaan Pecandu Lem
Sabtu, 20 Mei 2107 - 22:10:18 WIB
Ket Foto : Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir, Zulaikhah Wardan.
TERKAIT:
TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Indragiri Hilir Zulaikhah Wardan mengapresiasi kegiatan kelas pembinaan untuk para pecandu lem cap kambing.
 
"Bagus sekali, salah satu program yang tepat dalam rangka membantu anak-anak pecandu lem untuk bisa kembali menjadi anak yang normal tidak tergantung kepada lem yang bisa merusak otak mereka dan bisa menjadi gila yang akhirnya akan rusak masa depannya," kata Zulaikhah Wardan, Sabtu (20/5/2017).
 
Para pecandu lem cap kambing yang dibarakkan di Makodim 0314/Inhil dan diberikan berbagai kegiatan. "Di sana mereka dibina. Dengan berbagai kegiatan seperti aktifitas olahraga, penyuluhan tentang bahaya ngelem, ceramah agama dan keterampilan lainya," kata ketua TP PKK Indragiri Hilir ini.
 
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, wanita yang akrab disapa Mbak Ikhah ini mengharapkan anak yang mendapat binaan untuk bisa meninggalkan kebiasaan yang tidak baik itu. "Saya berharap mereka meninggalkan kebiasaan ngelem dan dapat menjadi anak yang mempunyai keterampilan untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.
 
Meskipun begitu, Zulaikhah juga meminta agar peserta binaan untuk terus dipantau. "Mereka harus tetap dipantau dan jika perlu diberikan bantuan peralatan ketrampilan sesuai dengan bidangnya, sehingga mereka dapat mandiri dan tidak kembali lagi pada kebiasaan ngelemnya," kata Ikhah. (Adv)
 




Berita Lainnya :
  • Wagub Lakukan Sidak di Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Ini Kena Tegur
  • Jadi Gubri, Ini Harapan Firdaus ke Syamsuar-Edy
  • Sejak Awal Tahun, Polda Riau Ungkap 25 Kg Peredaran Sabu
  • Bupati Inhil: Melalui Perkemahan Pramuka Terpadu, Kita Wujudkan Pendidikan Berkarakter
  • Mei, Seluruh Penyaluran Rastra di Riau Bakal Diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai
  • Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
  • 4 Program Prioritas Yang Diusulkan Kecamatan Inuman di Musrenbang
  • Bupati Amril: Jadikan Indonesia Bersih sebagai Gerakan Masif di Kabupaten Bengkalis
  • Polsek Lolowau, 2.023 Liter Tuak Hasil Tangkapan di Musnahkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan