BAGANBATU (Bidikonline.com) - Presiden RI, Joko Widodo secara resmi membuka Pogram Peremajaan (Replanting) sawit rakyat di Desa Pelita (Tra...[read more] "> BAGANBATU (Bidikonline.com) - Presiden RI, Joko Widodo secara resmi membuka Pogram Peremajaan (Replanting) sawit rakyat di Desa Pelita (Tra" />
Rabu, 23 Oktober 2019
Follow Us:
16:34 WIB - Bupati Nias Selatan Berangkatkan Calon Mahasiswa Program 3 In One 2019 | 16:34 WIB - Pemprov Riau Gelar Rakor Review Iuran Budget Sharing TA 2020 | 16:34 WIB - Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau | 16:34 WIB - 235 KK Terima Bantuan dari Yayasan Pewarta Pekanbaru dan Alfamart | 16:34 WIB - Wako Lepas Dua Finalis Bintang Radio 2019 ke Batu Malang | 16:34 WIB - Plh Sekko Hadiri Baksos Operasi Katarak Lions Club
/ Rokan Hilir / Presiden Jokowi Replanting Kebun Sawit di Riau /
Presiden Jokowi Replanting Kebun Sawit di Riau
Kamis, 10 Mei 2018 - 10:25:30 WIB
BAGANBATU (Bidikonline.com) - Presiden RI, Joko Widodo secara resmi membuka Pogram Peremajaan (Replanting) sawit rakyat di Desa Pelita (Transmigrasi Paket C) Kepenghuluan Gelora, Kecamatan Bagansinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (9/5/2018) pagi.

Selain itu, juga menyerahkan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penandatanganan MoU.

Hadir juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Darmin Nasution, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Plt Gubernur Riau, Polda Riau, Kodim, Polres Rohil, Plt Bupati Rohil Drs H Jamaludin, Camat Bagan Sinembah, dan para tamu undangan lainya, baik tingkat pusat, provinsi dan kabupaten.

Jokowi dalam sambutanya mengatakan, dirinya melihat pohon sawit di lokasi acara sudah berumur 30 tahun. "Ini bagaimana cara memanen buah yang di atas," tanya Jokowi kepada petani.

"Ya, mestinya ini harus sudah kita peremajakan sejak dulu, ya kan?" tanya Jokowi lagi.

Menurut Presiden yang mengaku baru pertama kali datang di Kota Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir ini, bahwa ini sudah terlambat diremajakan, sehingga jika  bandingkan ini dengan yang di perusahaan di bidang swasta dan dibandingkan dengan rakyat produksinya sangat jauh beda.

"Inilah mengapa pemerintah melakukan peremajaan sawit, dimulai dengan pemilihan bibit yang baik, agar nanti hasilnya juga baik dan membantu masyarakat," katanya.

"Untuk permajaan seperti ini, tahun ini target kita seluruh tanah air itu ada 185 ribu hektar.  Untuk di Provinsi Riau sendiri, akan dikerjakan 205 ribu hektar jatahnya. Juga diberikan dana, dari badan pengelolaan dana kepala sawit," sebutnya.

"Setiap hektare itu Rp25 juta, untuk apa, ya untuk menumbangi pohon ini. Setelah tumbang, untuk penanaman membeli bibit kepala sawit. Setelah bibit ditanam, kita harapkan juga sertifikat ini juga diselesaikan, karena masih banyak lagi yang belum sertifikat, bahkan bertahun dan puluhan tahun tidak pegang sertifikat. Inilah yang harus kita selesaikan, saya titip kepada pak lurah, kepala desa dan camat bantu BPN menyelesaikan ini," pesan Jokowi.

"Mumpung lagi ada program ini, saya sudah targetkan tahun kemarin, kita targetkan 5 juta sertifikat harus keluar, tahun ini 7 juta sertifikat seluruh tanah air harus keluar, ini kesempatan, tolong ini diurus betul, yang namanya sertifikat kalau sudah memiliki sertifikat artinya ada hak tanda bukti hukum dasar tanah ini kita miliki," katanya lagi.

Setelah masyarakat memiliki sertifikat, kata Presiden, maka bisa meminimalisir sengketa.

"Kalau sudah kita pegang ini mau apa? sudah jelas disini nama tercantum lahan milik kita bersertifikat," katanya.

Selanjutnya Jokowi bertanya kepada petani berapa sertifikat yang sudah dibagikan pada saat ini, dan petani semua mengangkat sertifikat mereka dan memperlihatkan kepada Presiden.

"O... lumayan banyak. Ini Rokan Hilir semuanya, Alhamdulillah dan patut kita syukuri," katanya.

"Tapi pak Menteri ini masih kurang. Dan harus ditambah, berapa pak? tahun ini 5 ribu di Rokan Hilir, ini pak Menteri langsung menyampaikan 5 ribu jatahnya di Rokan Hilir, nanti akan dibantu oleh Pak Bupati agar supaya cepat," lanjutnya.

"Kadang saya dengar suara bisikan di kampung dan desa selalu mengeluh masalah sengketa lahan dan tanah dan itu dimana-mana. Di semua provinsi hampir seperti itu, oleh sebab itu ini yang kita selesaikan. Ini yang ingin kita selesaikan cepat-cepat masyarakat punya sertifikat tanah," ungkapnya.

"Jangan lupa pak Gubernur dan pak Bupati, ini akan saya cek nanti. Jangan nggak, apa hanya saya datang saja, saya tahu loh dan saya punya alat untuk mengecek ini, jadi jangan sampai bermain-main dengan saya," tegas Jokowi.

"Saya akan pantau semuanya, jangan sampai saya dengar dana yang keluar dari badan kelola kelapa sawit tidak tepat nanti. Saya turun ke kampung itu. Kalau tidak seperti itu kapan harus kita maju. Kita akan maju kalau semuanya berkerja keras untuk negara ini dan bangsa ini," bebernya.

Lanjut Jokowi, dirinya akan melakukan kroscek setahun lagi dan akan melihat hasilnya, apakah bibitnya sudah ditanam apa belum. "Dan sudah berapa hektare, kalau masih ada pohon ini, awas, berarti belum dimulai dan dikerjakan. Saya tidak mau namanya serimonial saja, harus jadi," pungkas Jokowi.(drc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Nias Selatan Berangkatkan Calon Mahasiswa Program 3 In One 2019
  • Pemprov Riau Gelar Rakor Review Iuran Budget Sharing TA 2020
  • Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau
  • 235 KK Terima Bantuan dari Yayasan Pewarta Pekanbaru dan Alfamart
  • Wako Lepas Dua Finalis Bintang Radio 2019 ke Batu Malang
  • Plh Sekko Hadiri Baksos Operasi Katarak Lions Club
  • Gubri Tertarik Inovasi Dashboard Lancang Kuning Tangani Karhutla
  • Bupati Suyatno Lakukan Prosesi Pelepasan Almarhum Muzakar
  • Bupati Mursini Kantongi Tujuh Nama Yang Bakal Jadi Wakilnya
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan