PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah akan membuka kran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Kabarnya, penerimaan CPN...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah akan membuka kran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Kabarnya, penerimaan CPN" />
Jum'at, 22 Februari 2019
Follow Us:
15:16 WIB - Wagub Lakukan Sidak di Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Ini Kena Tegur | 15:16 WIB - Jadi Gubri, Ini Harapan Firdaus ke Syamsuar-Edy | 15:16 WIB - Sejak Awal Tahun, Polda Riau Ungkap 25 Kg Peredaran Sabu | 15:16 WIB - Bupati Inhil: Melalui Perkemahan Pramuka Terpadu, Kita Wujudkan Pendidikan Berkarakter | 15:16 WIB - Mei, Seluruh Penyaluran Rastra di Riau Bakal Diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai | 15:16 WIB - Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
/ Pekanbaru / Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan /
Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
Senin, 16 Juli 2018 - 15:10:27 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah akan membuka kran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Kabarnya, penerimaan CPNS akan diumumkan setelah adanya penetapan formasi dan paling cepat pada akhir Juli 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan bahwa jumlah pengajuan formasi CPNS harus di bawah jumlah pegawai yang akan pensiun. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri sebelumnya telah memetakan jumlah pegawai yang telah memasuki masa pensiun sebanyak 506 orang.

"Jadi yang kami ajukan itu sebanyak 375 formasi. Bidang yang dibuka itu tenaga pendidikan dan kesehatan supaya penyerapannya terpenuhi," kata Kepala BKD Riau ini di Pekanbaru, Minggu (15/7/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau Rudyanto melalui Sekretaris Disdik Riau Ahyu Suhendra menjelaskan, awalnya Disdik mengajukan formasi sebanyak 600 guru. Namun, pengajuan itu hanya disetujui sehanyak 180 formasi.

Pengajukan tenaga pendidik ini, kata Ahyu, dimaksudkan untuk memenuhi kekurangan guru di sekolah-sekolah diantaranya pada mata pelajaran penjaskes, agama, budaya dan matematika.

"Memang ada guru yang berlebih di mata pelajaran tertentu, namun yang kurang ini di mata pelajaran lain. Jadi harus ditambah, seperti guru penjaskes, guru budaya, guru agama konghucu dan sebagainya masih kurang juga," ungkapnya.


Berita Lainnya :
  • Wagub Lakukan Sidak di Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Ini Kena Tegur
  • Jadi Gubri, Ini Harapan Firdaus ke Syamsuar-Edy
  • Sejak Awal Tahun, Polda Riau Ungkap 25 Kg Peredaran Sabu
  • Bupati Inhil: Melalui Perkemahan Pramuka Terpadu, Kita Wujudkan Pendidikan Berkarakter
  • Mei, Seluruh Penyaluran Rastra di Riau Bakal Diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai
  • Pencanangan HPSN 2019 Digelar di Pinggiran Sungai Rokan
  • 4 Program Prioritas Yang Diusulkan Kecamatan Inuman di Musrenbang
  • Bupati Amril: Jadikan Indonesia Bersih sebagai Gerakan Masif di Kabupaten Bengkalis
  • Polsek Lolowau, 2.023 Liter Tuak Hasil Tangkapan di Musnahkan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan