Jakarta - Wells Fargo, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat (AS) berencana melakukan pemangkasan jumlah karyawannya hingga 26.500 ...[read more] "> Jakarta - Wells Fargo, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat (AS) berencana melakukan pemangkasan jumlah karyawannya hingga 26.500 " />
Senin, 15 Oktober 2018
Follow Us:
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:54 WIB
Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:41 WIB
Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia
Senin, 15 Oktober 2018 - 07:34 WIB
Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu
07:34 WIB - Pengurus MOI Riau Lakukan Sosialisasi | 07:34 WIB - Prabowo-Sandi ke Pesantren | 07:34 WIB - Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum | 07:34 WIB - Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia | 07:34 WIB - Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu | 07:34 WIB - Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018
/ Nasional / Bank di AS PHK 26.500 Karyawan /
Maraknya Perbankan Online
Bank di AS PHK 26.500 Karyawan
Senin, 24 September 2018 - 16:01:38 WIB
Jakarta - Wells Fargo, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat (AS) berencana melakukan pemangkasan jumlah karyawannya hingga 26.500 orang. Salah satu penyebabnya lantaran maraknya sistem perbankan secara online di AS.

CEO Wells Fargo Tim Sloan mengatakan pihaknya akan memangkas sekitar 5-10% dari 265.000 karyawan perusahaan. Perusahaan melakukan itu lantaran akan memperluas pengembangan sistem digital.

"Wells Fargo sangat serius dalam melakukan perubahan yang melibatkan anggota timnya. Kami akan bijaksana dan transparan, dan memperlakukan karyawan kami dengan hormat," kata Sloan seperti dikutip dari CNN Money, Senin (24/9/2018).

Selain alasan itu, bank yang telah berdiri sejak 1852 ini juga tengah menghadapi masalah pemangkasan profit karena perusahaan tersandung masalah hukum 2 tahun yang lalu.

Wells Fargo juga melaporkan adanya penurunan laba, pendapatan, kredit dan deposito di kuartal terakhir. Sementara biaya operasional terus meningkat.

Sekarang Wells Fargo bergabung dengan bank-bank besar lainnya, yang telah menutup ribuan cabang dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan Januari, perusahaan mengaku akan menutup 800 cabang lainnya hingga tahun 2020.

Wells Fargo juga mengumumkan kesepakatan pada bulan Juni untuk menjual semua cabangnya di Indiana, Michigan, dan Ohio. Hal itu berarti bahwa bank terbesar ketiga di Amerika Serikat ini tidak lagi memiliki kekuasaan di wilayah itu.***)


Berita Lainnya :
  • Pengurus MOI Riau Lakukan Sosialisasi
  • Prabowo-Sandi ke Pesantren
  • Mahfud : Black Campaign Bisa Dihukum
  • Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia
  • Intip Ponsel Suami, Nasib Berakhir Pilu
  • Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018
  • Alfedri Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Koto Gasib
  • Cerita Rakyat Tapah Main Asal Sungai Mandau
  • Sri Mullyani Saling Puji Jokowi
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan