Sebanyak 11 warga Pelalawan mulai terserang penyakit Demam Berdarah Denue (DBD), dalam bulan Januari 2019 ini....[read more] "> Sebanyak 11 warga Pelalawan mulai terserang penyakit Demam Berdarah Denue (DBD), dalam bulan Januari 2019 ini." />
Senin, 26 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:32 WIB
Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
11:28 WIB - Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras | 11:28 WIB - Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus | 11:28 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:28 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:28 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:28 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
/ Pelalawan / Selama Januari, 11 Warga Pelalawan Terserang DBD /
Selama Januari, 11 Warga Pelalawan Terserang DBD
Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56:13 WIB
PELALAWAN (Bidikonline.com) - Sebanyak 11 warga Pelalawan mulai terserang penyakit Demam Berdarah Denue (DBD), dalam bulan Januari 2019 ini.

Kesebelas tersebut tersebar di 3 kecamatan. Pangkalan Kerinci terbanyak dengan 7 kasus, menyusul Kecamatan Kuala Kampar dengan 3 Kasus.

"Dan Kecamatan Bunut dengan 1 kasus. Ini data terbaru kita, dalam bulan Januari ini," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dr. Endid Romo Pratikno melalui Sekretaris Asril, M. Kes, Kamis (30/1/2019).

Untuk kasus-kasus DBD ini, pihak Diskes Pelalawan sedang dan sudah melakukan fogging di tempat-tempat warga yang terserang DBD tersebut.

"Bunut sudah kita fogging. Sekarang di Pangkalan Kerinci, fogging kita lakukan,"tambahnya.

Asril mengimbau, agar warga hati-hati dan waspada akan penyebaran DBD di Pelalawan. Apalagi dengan kondisi cuaca saat ini, yang berpotensi untuk berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

"Cara paling ampuh dalam pencegahan DBD ini, adalah dengan cara PSM (pemberantasan sarang nyamuk). Fogging ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja, sementara jentiknya masih bisa berkembang," jelas Asril.(***)


Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras
  • Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan