Adi Saputra (21), pengendara sepeda motor yang mengamuk dan merusak sepeda motor ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal ...[read more] "> Adi Saputra (21), pengendara sepeda motor yang mengamuk dan merusak sepeda motor ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal " />
Kamis, 23 Mei 2019
Follow Us:
13:48 WIB - Gubernur Riau Apresiasi Kinerja Pemprov | 13:48 WIB - Pemkab Meranti Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak | 13:48 WIB - Bupati Siak Lantik 18 Anggota Bapekam Tumang dan Langkai | 13:48 WIB - Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau | 13:48 WIB - Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin | 13:48 WIB - BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru
/ Hukum / Adi Saputra Pengendara Motor yang Viral di Sosmed Jadi Tersangka /
Dijerat Pasal Berlapis
Adi Saputra Pengendara Motor yang Viral di Sosmed Jadi Tersangka
Jumat, 08 Februari 2019 - 22:22:56 WIB
JAKARTA (Bidikonline.com) – Adi Saputra (21), pengendara sepeda motor yang mengamuk dan merusak sepeda motor ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal berlapis oleh polisi.

"Atas kejadian itu, Satreskrim melakukan penyelidikan, kita cek berdasarkan pelat nomor di samsat, ternyata tidak sesuai peruntukannya artinya tidak sesuai," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di kantornya, Jumat (8/2).

Karena ketidaksesuaian data Samsat itu polisi melakukan penelusuran. Diketahui bahwa motor itu adalah milik Nur Iksan, yang sempat menggadaikan sepeda motornya kepada seseorang berinisial D.

"Waktu itu digadaikan si pemilik seharga Rp 6 juta kepada D, dengan perjanjian satu juta perbulan dan ketika mampu diambil. Saudara D tidak bisa dihubungi dan didapati sepeda motor itu dibawa Adi Saputra," katanya.

Atas informasi Nur Iksan itu, kemudian polisi bergerak mengamankan Adi Saputra, dengan beberapa pasal yang disangkakan.
 
"Adi Saputra kami telah tetapkan sebagai tersangka, tadi malam kami amankan di rumah kontrakannya di Rawa Mekar, Serpong. Ada beberapa pasal yang kami sangkakan," tuturnya.

Adi dijerat dengan pasal 263 pidana tentang Pemalsuan Dokumen, Pasal 372 tentang Penggelapan, pasal 378 tentang Penipuan karena sepeda motor itu didapat dengan cara tidak benar.

Lalu pasal 480 tentang Penadah barang hasil dari kejahatan. "Pasal 233 KUHP karena tersangka merusak barang yang digunakan untuk pembuktian sesuatu di depan petugas umum."

"Pasal 406 KUHPidana tentang Perusakan sepeda motor. Yang pasti Nur Ikhsan keberatan karena sepeda motornya dirusak," tandasnya.(rmc)


Berita Lainnya :
  • Gubernur Riau Apresiasi Kinerja Pemprov
  • Pemkab Meranti Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak
  • Bupati Siak Lantik 18 Anggota Bapekam Tumang dan Langkai
  • Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau
  • Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin
  • BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru
  • Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang
  • Gubri Syamsuar Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
  • 10 Bulan Lepas Kredit Honda Beat di Sikat Maling
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan