Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, melakukan Sosialisasi pembinaan sekolah adiwiyata di SMPN 1 Bangko, acara tersebut...[read more] "> Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, melakukan Sosialisasi pembinaan sekolah adiwiyata di SMPN 1 Bangko, acara tersebut" />
Minggu, 19 Januari 2020
Follow Us:
Sabtu, 11 Januari 2020 - 11:08 WIB
Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
Jumat, 10 Januari 2020 - 22:17 WIB
Wahyu Setiawan Mundur dari KPU
Jumat, 10 Januari 2020 - 22:13 WIB
Bupati Siak Minta Para Penghulu Selaraskan Penyusunan APBKam
22:13 WIB - Media Berperan Berantas Korupsi | 22:13 WIB - Wabup inhil Silaturahmi Bersama Pengurus LBDH inhil | 22:13 WIB - Bupati Inhil Hadiri Coffe Morning Sekaligus Pisah Sambut Kepala Kantor KPPBC TMP | 22:13 WIB - Buka Rakerda LPTQ, Wardan Berharap Kemajuan Besar | 22:13 WIB - PDI Perjuangan Bentuk Tim Hukum | 22:13 WIB - Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
/ Rokan Hilir / Kadisdikbud Rohil Sosialisasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Bangko /
Kadisdikbud Rohil Sosialisasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Bangko
Senin, 18 Februari 2019 - 08:45:31 WIB

ROHIL, (Bidikonline.com) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, melakukan Sosialisasi pembinaan sekolah adiwiyata di SMPN 1 Bangko, acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rohil, HM Wan Rusli Syarif.

Wan Rusli Menyampaikan bahwa, Penumbuhan budi pekerti melalui pendidikan karakter anak harus dimulai dari rumah, Karena kenakalan remaja disebabkan kurangnya pendidikan ahlak pada anak,dan oleh sebab itu peran orang Tua sangat penting.

"Kalau di sekolah guru hanya sebatas mengajarkan pendidikan formal yang bertujuan mencerdaskan anak bangsa,Sedangkan urusan persoalan ahlak itu dimulai dari rumah," jelas Wan Rusli.

Wan Rusli Menambahkan, bahwa orang tua memiliki peranan yang sangat besar dalam membangun karakter dan mengajarkan budi pekerti kepada anak. Rumah merupakan tempat pertama anak berkomunikasi serta bersosialisasi dengan lingkungannya.

"Untuk itulah, orangtua diberikan kesempatan untuk menilai anak, khususnya dalam pembentukan moral dan budi pekerti,dan peristiwa-peristiwa yang terjadi sekarang ini karna persoalan ahlak," kata Wan Rusli.

Ahlak budi pekerti itu tidak tertanam pada anak, tapi kalau pada diri anak sudah tertanam budi pekerti dan ahlak, mudah mudahan akan aman sehingga tau membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

"Masak melihat anaknya beramput pirang tidak bapak tegur, masak lihat anak bekuncir gak bapak tegur, masak anak bapak magrib gak pulang ke rumah gak bapak cari. Ini kan masalah ahlak," imbuh dia.

Walaupun pendidikan budi pekerti sudah tidak ada lagi, namun dirinya meminta kepada seluruh sekolah yang ada agar menanamkan budi pekerti kepada anak didiknya, serta membuat kegiatan pelajaran non formal seperti kegiatan pramuka dan kegiatan positif lainnya. (rgc)


Berita Lainnya :
  • Media Berperan Berantas Korupsi
  • Wabup inhil Silaturahmi Bersama Pengurus LBDH inhil
  • Bupati Inhil Hadiri Coffe Morning Sekaligus Pisah Sambut Kepala Kantor KPPBC TMP
  • Buka Rakerda LPTQ, Wardan Berharap Kemajuan Besar
  • PDI Perjuangan Bentuk Tim Hukum
  • Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
  • Gedung Teknologi Informasi dan Komunikasi UNRI Terbakar
  • Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
  • Polda Riau Tanam 26 Ribu Pohon
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan