Gubernur Riau Syamsuar mengaku kaget punya lima mobil dinas. KPK pun punya saran kepada Syamsuar soal mobil dinasnya, apa itu?
...[read more] "> Gubernur Riau Syamsuar mengaku kaget punya lima mobil dinas. KPK pun punya saran kepada Syamsuar soal mobil dinasnya, apa itu?
" />
Selasa, 23 Juli 2019
Follow Us:
15:05 WIB - Sat Lantas Polres Nisel Keluarkan 30 Surat Tilang | 15:05 WIB - Kapolres Nisel Bersama Danlanal Nias Santuni Anjelita | 15:05 WIB - Kota Duri pusat pergelaran FLS2N tingkat kabupaten Bengkalis | 15:05 WIB - DPW MOI Riau Taja Pelatihan Jurnalistik | 15:05 WIB - Kejari Nisel Harapkan Jajarannya Tingkatkan Kualitas | 15:05 WIB - Wako : Merger Sekolah Hanya Dilakukan di Pusat Kota
/ Riau / Ini Saran KPK ke Gubernur Riau yang Kaget Punya 5 Mobil Dinas /
Ini Saran KPK ke Gubernur Riau yang Kaget Punya 5 Mobil Dinas
Rabu, 27 Februari 2019 - 23:51:45 WIB

JAKARTA (Bidikonlin.com) - Gubernur Riau Syamsuar mengaku kaget punya lima mobil dinas. KPK pun punya saran kepada Syamsuar soal mobil dinasnya, apa itu?

"KPK berharap penggunaan sarana dan prasarana yang ada secara tepat dan lebih efisien. Prinsip kesederhanaan sangat penting serta pemisahan antara kebutuhan pribadi dan kantor," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).

Menurut Febri, Syamsuar pernah menyampaikan persoalan mobil dinasnya ketika berkunjung ke KPK beberapa waktu lalu. Febri menyatakan KPK menekankan agar mobil dinas tak digunakan untuk keperluan pribadi.

"Ini bisa menjadi sikap awal yang dapat diterapkan agar pejabat lain di lingkungan pemprov juga mencontoh. Sehingga mobil dinas tidak lagi digunakan untuk keperluan pribadi," ucapnya.

Selain soal mobil dinas, Febri menyatakan KPK memberi saran agar para pejabat daerah, termasuk Syamsuar, tidak berlebihan dalam menjamu pejabat dari Jakarta. Dia mengatakan penjamuan yang berlebihan bisa menimbulkan potensi penyalahgunaan fasilitas dan anggaran.

"KPK juga mengingatkan agar pejabat daerah tidak perlu menjamu berlebihan jika ada kunjungan pejabat-pejabat dari Jakarta. Jangan sampai kebiasaan seperti ini berakibat penyalahgunaan anggaran atau penerimaan fasilitas berlebihan," ucapnya.

Syamsuar, yang belum sampai satu minggu dilantik, sebelumnya mengaku kaget saat melihat mobil dinasnya. Dia kaget karena jabatan Gubernur Riau punya lima mobil dinas.

Mobil dinas itu disebutnya terdiri dari Toyota Royal Saloon, Landcruiser, Toyota Innova, Jeep, dan Alphard. Kelimanya adalah mobil dinas bekas dari masa sebelumnya.

"Saya kaget juga, sampai ada lima mobil dinas. Kemarin kita ada kegiatan sama KPK, saya sampaikan ke mereka, kalau ada mobil dinas Gubernur Riau sampai lima," jelas Gubernur Riau Syamsuar dalam perbincangan seperti dilansir dari laman detik.com di Posko Satgas Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru, Rabu (27/2).

"Jadi saya ini akan menata aset dulu, sebagaimana saran KPK. Masa sampai banyak begini mobil dinas," sambungnya.

Riau memang menjadi salah satu provinsi yang mendapat perhatian lebih dari KPK. Sebab, 3 gubernur sebelum Syamsuar pernah menjadi 'pasien' KPK, yaitu Saleh Djasit, Rusli Zainal, dan Annas Ma'mun. (rlc)


Berita Lainnya :
  • Sat Lantas Polres Nisel Keluarkan 30 Surat Tilang
  • Kapolres Nisel Bersama Danlanal Nias Santuni Anjelita
  • Kota Duri pusat pergelaran FLS2N tingkat kabupaten Bengkalis
  • DPW MOI Riau Taja Pelatihan Jurnalistik
  • Kejari Nisel Harapkan Jajarannya Tingkatkan Kualitas
  • Wako : Merger Sekolah Hanya Dilakukan di Pusat Kota
  • Ketua DPRD Meranti Hadiri Pawai Ta'aruf MTQ ke-XI
  • MTQ ke-XI Resmi Dibuka Wabup Said Hasyim
  • Pemkab Gandeng IKKS Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan