21 Maret 2019 bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampunggi Kepala Inspektorat Provinsi Riau Hadiri R...[read more] "> 21 Maret 2019 bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampunggi Kepala Inspektorat Provinsi Riau Hadiri R" />
Rabu, 22 Mei 2019
Follow Us:
13:48 WIB - Pemkab Meranti Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak | 13:48 WIB - Bupati Siak Lantik 18 Anggota Bapekam Tumang dan Langkai | 13:48 WIB - Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau | 13:48 WIB - Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin | 13:48 WIB - BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru | 13:48 WIB - Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang
/ Riau / Sekda Prov Riau Hadiri Rakor Pengawasan Intern Tahun 2019 di Jakarta /
Sekda Prov Riau Hadiri Rakor Pengawasan Intern Tahun 2019 di Jakarta
Kamis, 21 Maret 2019 - 21:35:45 WIB

JAKARTA (Bidikonline.com) - 21 Maret 2019 bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampunggi Kepala Inspektorat Provinsi Riau Hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Tahun 2019 yg Dibuka oleh Bapak Wakil Presiden RI Yusuf Kalla. 

Dalam rangka terus memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah kembali terselenggara di tahun 2019. Dengan tema “Penguatan APIP dalam Mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Pembangunan yang Berkualitas”.

Akuntabilitas, terus menjadi fokus pemerintah saat ini dalam menjalankan program-program yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019. Pemerintah tidak hanya concern pada delivery program saja, tapi juga aspek akuntabilitas pengelolaannya. Salah satu wujud nyata peran APIP dalam mengawasi pengelolaan keuangan pemerintah ditunjukkan dengan meningkatnya tren opini atas laporan keuangan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Saat menyampaikan keynote speech-nya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menekankan bahwa pengawasan selalu menjadi elemen penting dari sistem pemerintahan. Tanpa pengawasan, pelaksanaan pemerintahan tidak akan mencapai hasil yang diinginkan.

JK menjelaskan bahwa melihat kondisi anggaran yang setiap 10 tahun mengalami peningkatan hingga 2 kali besarnya dan alokasi anggaran sampai ke desa, artinya aliran uang ke lembaga semakin besar, dana semakin besar, dan yang mendapat anggaran pun semakin banyak.

"Dengan begitu, pengawasan yang dilakukan jadi semakin luas. “Rumusan korupsi makin luas. Inspektorat dan BPKP harus lebih pintar lagi, lebih dalam lagi dalam mengawasi,” ujarnya.

Pengawasan sebagai bentuk pencegahan dinilai lebih penting sehingga APIP harus semakin berkerja keras.(rsc)


Berita Lainnya :
  • Pemkab Meranti Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak
  • Bupati Siak Lantik 18 Anggota Bapekam Tumang dan Langkai
  • Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau
  • Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin
  • BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru
  • Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang
  • Gubri Syamsuar Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
  • 10 Bulan Lepas Kredit Honda Beat di Sikat Maling
  • Walikota Kumpulkan Zakat Pejabat Pemko Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan