Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampingi Kepala Inspektorat Provinsi Riau, hadiri Rapat Koordinas...[read more] "> Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampingi Kepala Inspektorat Provinsi Riau, hadiri Rapat Koordinas" />
Selasa, 21 Mei 2019
Follow Us:
11:45 WIB - Infografis Peta Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019 | 11:45 WIB - Kepala Daerah se-Riau Teken Komitmen Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik | 11:45 WIB - Cegah Karhutla, Ini Upaya yang Dilakukan Gubri dan Wagubri | 11:45 WIB - Warga Kesulitan Mendapatkan Gas LPG 3 kg di Kecamatan Bukit Batu | 11:45 WIB - BMKG: Siang dan Malam Hujan Tidak Merata Guyur Riau | 11:45 WIB - BI Riau Buka Layanan Penukaran Uang di Halaman Kantor Gubernur Riau
/ Riau / Sekdaprov Riau Hadiri Rakor Pengawasan Intern Tahun 2019 di Jakarta /
Sekdaprov Riau Hadiri Rakor Pengawasan Intern Tahun 2019 di Jakarta
Kamis, 21 Maret 2019 - 22:45:33 WIB

JAKARTA (Bidikonline.com) - Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Sekda Provinsi Riau Ahmad Hijazi didampingi Kepala Inspektorat Provinsi Riau, hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Tahun 2019 yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Yusuf Kalla. 

Rakornas ini dalam rangka terus memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), yang bertemakan “Penguatan APIP dalam Mengawal Akuntabilitas Keuangan dan Pembangunan yang Berkualitas”.

Akuntabilitas terus menjadi fokus pemerintah saat ini dalam menjalankan program-program yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019. Pemerintah tidak hanya concern pada delivery program saja, tapi juga aspek akuntabilitas pengelolaannya.

Salah satu wujud nyata peran APIP dalam mengawasi pengelolaan keuangan pemerintah ditunjukkan dengan meningkatnya tren opini atas laporan keuangan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Saat menyampaikan keynote speech-nya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menekankan bahwa pengawasan selalu menjadi elemen penting dari sistem pemerintahan. Tanpa pengawasan, pelaksanaan pemerintahan tidak akan mencapai hasil yang diinginkan.

JK menjelaskan bahwa melihat kondisi anggaran yang setiap 10 tahun mengalami peningkatan hingga 2 kali besarnya dan alokasi anggaran sampai ke desa, artinya aliran uang ke lembaga semakin besar, dana semakin besar, dan yang mendapat anggaran pun semakin banyak. Dengan begitu, pengawasan yang dilakukan jadi semakin luas.

“Rumusan korupsi makin luas. Inspektorat dan BPKP harus lebih pintar lagi, lebih dalam lagi dalam mengawasi,” ujarnya. Pengawasan sebagai bentuk pencegahan dinilai lebih penting sehingga APIP harus semakin berkerja keras.(hrc)


Berita Lainnya :
  • Infografis Peta Kemenangan Jokowi di Pilpres 2019
  • Kepala Daerah se-Riau Teken Komitmen Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik
  • Cegah Karhutla, Ini Upaya yang Dilakukan Gubri dan Wagubri
  • Warga Kesulitan Mendapatkan Gas LPG 3 kg di Kecamatan Bukit Batu
  • BMKG: Siang dan Malam Hujan Tidak Merata Guyur Riau
  • BI Riau Buka Layanan Penukaran Uang di Halaman Kantor Gubernur Riau
  • Media Asing Ramai Beritakan Kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019
  • KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Pemenang Pilpres 2019
  • Prabowo Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya Terkait Kasus Makar
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan