Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Mendagri Tjahjo ...[read more] "> Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Mendagri Tjahjo " />
Rabu, 21 08 2019
Follow Us:
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:43 WIB
Wako Dukung Pengembangan Perpustakaan di Sekolah
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:37 WIB
200 LSM dan Ormas di Pekanbaru Harus Daftar ke Kesbangpol
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:34 WIB
Wabup Inhu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD P 2019
17:34 WIB - Bupati Suyatno Didampingi Kadis BKPSDM Tinjau Pembongkaran Drainase | 17:34 WIB - Produksi Air Minum Madani Segera Beroperasi | 17:34 WIB - Wako Dukung Pengembangan Perpustakaan di Sekolah | 17:34 WIB - 200 LSM dan Ormas di Pekanbaru Harus Daftar ke Kesbangpol | 17:34 WIB - Wabup Inhu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD P 2019 | 17:34 WIB - Sekda Rohil Pimpin Upacara HUT ke-58 Pramuka
/ Nasional / Mendagri Tjahjo Kumolo: Suket Bisa untuk Nyoblos, Jamin Tak Ada Penyalahgunaan /
Mendagri Tjahjo Kumolo: Suket Bisa untuk Nyoblos, Jamin Tak Ada Penyalahgunaan
Minggu, 31 Maret 2019 - 17:38:40 WIB
Jakarta (Bidikonline.com) - Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Mendagri Tjahjo Kumolo menjamin tidak ada penyalahgunaan suket yang dikeluarkan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

"Tidak ada (penyalahgunaan suket), dokumen suket sudah asli, sudah ada NIK-nya, yang mengeluarkan adalah Dukcapil Kemendagri," kata Mendagri Tjahjo Kumolo, di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2019).

Tjahjo menyerahkan teknis penggunaan suket di pemilu kepada KPU. Tjahjo mengatakan dengan adanya putusan MK warga yang sudah memiliki suket nanti bisa ikut memilih.

"Tinggal teknis nanti KPU yang mengatur, bagi warga negara yang sudah masuk DPT atau yang belum DPT tapi dia sudah punya suket, dia bisa menggunakan hak pilih sebagaimana MK memutuskan," kata Tjahjo.

Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuka layanan perekaman KTP elektronik di hari libur. Hal itu merespon putusan MK yang memutuskan suket bisa digunakan untuk nyoblos.

"Ditjen Dukcapil langsung merespons dengan menginstruksikan unit pelayanan administrasi kependudukan di daerah tetap melakukan pelayanan di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya," kata Kapuspen Kemendagri Bahtiar dalam keterangannya, Jumat (29/3).

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri juga akan melakukan upaya jemput bola untuk perekaman e-KTP. Hal tersebut dilakukan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat yang kesulitan mengakses Kantor Dukcapil.

MK mengesahkan suket KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. MK juga mengingatkan pemerintah untuk mempercepat proses perekaman KTP-el bagi warga negara yang belum melakukan perekaman.(dtk)



Berita Lainnya :
  • Bupati Suyatno Didampingi Kadis BKPSDM Tinjau Pembongkaran Drainase
  • Produksi Air Minum Madani Segera Beroperasi
  • Wako Dukung Pengembangan Perpustakaan di Sekolah
  • 200 LSM dan Ormas di Pekanbaru Harus Daftar ke Kesbangpol
  • Wabup Inhu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD P 2019
  • Sekda Rohil Pimpin Upacara HUT ke-58 Pramuka
  • Bupati Rohil sebagai IRUP Di Apel HUT RI ke 74 Tahun 2019
  • Pemkab Kampar berikan 1.300 paket Santunan Kepada LVRI Dan Perlansia
  • Gubri: TNI/Polri Semakin Dicintai Rakyat
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan