Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksa...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksa" />
Senin, 25 Mei 2020
Follow Us:
17:50 WIB - Gubri Gelar Gema Takbir Secara Virtual Dari Kediaman | 17:50 WIB - Harga Daging Sapi dan Ayam Kompak Naik | 17:50 WIB - Mahasiswa Rekam dan Gagalkan Aksi Maling di Kantor KPU Pelalawan | 17:50 WIB - Bupati Inhil Ucapkan Terima Kasih | 17:50 WIB - Malam Takbiran di Tengah Covid-19, Jalanan di Pekanbaru Malah Ramai | 17:50 WIB - Pemprov Riau Terima 2 Unit Incinerator limbah Infeksius
/ Riau / Gubri Minta Waspadai Isu Sara Jelang Pilpres /
Rakor Camat se Riau,
Gubri Minta Waspadai Isu Sara Jelang Pilpres
SENIN, 08 April 2019 - 19:34:22 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April nanti.

Peran Camat di Riau dinilai punya peranan penting dalam mengantisipasi isu Sara bersama pihak terkait lainnya. Karena itu, untuk mewujudkannya camat harus bisa memainkan perannya selaku perpanjangan tangan kepala daerah di wilayah masing-masing.

"Waspadai isu sara yang perlu dikelola agar tidak menodai pesta demokrasi," kata Syamsuar, saat menyampaikan paparannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) camat se Riau di Hotel Premiere, Senin (8/4/19).

Persoalan Sara ini menurut Gubri, perlu menjadi perhatian dengan mendekteksi, mencegah jangan sampai menjadi persoalan yang dspat mengganggu proses demokrasi.

"Konflik agama, ini juga tak kalah penting. Kita di Riau terdiri berbagai agama. Multi kepercayaan ini jangan sampai menjadi terpecah hanya karena perbedaan pandangan dalam Pemilu. Negara luar itu banyak mengapresiasi kita beribu suku, agama yang berbeda-beda bisa tetap bersatu. Hendaknya itu bisa kita tunjukan dalam Pemilu ini, bahwa kita bisa tetap bersatu," ungkap Syamsuar.

Hal lain yang diharapkan Gubri menjadi perhatian para camat konplik perbatasan yang tidak selesai. Persoalan ini juga dipandang berpotensi menimbulkan persoalan. Hal ini terkait administrasi pemilih yang bisa disalah gunakan.

"Konplik perbatasan yang tidak selesai, bermasalah yaitu keamanan dan ketertiban masyarakat, ketidakjelasan administrasi pemerintahan. Pemilu serentak dapat tercapai dengan kejelasan batas daerah agar pemilih dapat memilih sesuai domisilinya," ujar Syamsuar.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Gubri Gelar Gema Takbir Secara Virtual Dari Kediaman
  • Harga Daging Sapi dan Ayam Kompak Naik
  • Mahasiswa Rekam dan Gagalkan Aksi Maling di Kantor KPU Pelalawan
  • Bupati Inhil Ucapkan Terima Kasih
  • Malam Takbiran di Tengah Covid-19, Jalanan di Pekanbaru Malah Ramai
  • Pemprov Riau Terima 2 Unit Incinerator limbah Infeksius
  • Sanksi Perbup Pelalawan PSBB Mulai Berlaku 25 Mei 2020
  • Gubri Tiadakan Open House Lebaran Idul Fitri
  • Soal Dua Website, Ini Terang Johansyah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan