Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa ...[read more] "> Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa " />
Senin, 20 Mei 2019
Follow Us:
Sabtu, 18 Mei 2019 - 21:35 WIB
Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
Sabtu, 18 Mei 2019 - 21:34 WIB
Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu
Sabtu, 18 Mei 2019 - 21:23 WIB
Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot
21:23 WIB - Disinyalir Volume Dipangkas | 21:23 WIB - NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified | 21:23 WIB - Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat | 21:23 WIB - Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu | 21:23 WIB - Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot | 21:23 WIB - Pemprov Riau Tuntaskan Draf Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun
/ Indragiri Hulu / Bocah 5 Tahun Dimakan Buaya di Sungai Indragiri Inhu /
Bocah 5 Tahun Dimakan Buaya di Sungai Indragiri Inhu
Sabtu, 13 April 2019 - 20:09:11 WIB

RENGAT (Bidikonline.com) - Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa tersebut. Korban bernama Muhammad Alaripi (5) saat itu sedang berada di pinggir sungai dan tak mengetahui kehadiran predator itu.

Anak dari Muji ini langsung diterkam dan dibawa ke air. Sementara dua orang rekan bermain korban selamat dari terkaman reptil ganas tersebut.

Kepala Desa Pasir Kelampaian, Zakaria yang memang sedang berada di lokasi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 wib, pagi tadii. "Saat itu Alfarezi bersama tiga temannya sedang bermain di pasir yang berada di pinggir sungai. Saat Alfarezi di pinggir sungai, tiba-tiba Alfarezi langsung diterkam buaya," ujar Zakaria, Sabtu (13/4/2019).

Menurut pihak keluarga, Hatta Munir, awalnya kaki korban digigit, kemudian diangkat keatas dan terus digigit. Kemudian dibawa berenang, untuk kemudian dibawa kedalam air.

Menurut keterangan warga Desa Morong, buaya itu sudah lebih dua minggu berada di pinggir sungai, namun tidak pernah mengganggu warga.

Dikatakan Hatta, saat ini Alfarezi belum ditemukan dan begitu juga dengan buayanya. Tadi sebelum ramai orang, lebih kurang setengah jam, buaya itu sempat timbul beberapa kali dengan mulut masih menggigit Alferezi.

"Namun kemudian pada sore hari, buaya terus muncul tapi tidak ada lagi, cucu saya itu dimulut buaya itu," tegasnya.

Pihak desa sekarang sedang berupaya mencari Alfarezi dan buaya itu menggunakan pompong milik warga Morong. Ada 4 atau 6 pompong saat ini sedang menyisir sungai dimana Alfarezi di terkam buaya.

"Hingga kini belum ada kelihatan Alfarezi maupun buaya tersebut. Masyarakat di bantu aparat kepolisian masih terus mencari," katanya.

Menurut Hatta munir, pihak BKSDA sudah dihubungi tapi tak kunjung muncul hingga pukul 18.00 WIB. Pihaknya berharap agar buaya tersebut dapat segera dilumpuhkan sehingga diketahui betul nasib dari Alfarezi. (rmc)


Berita Lainnya :
  • Disinyalir Volume Dipangkas
  • NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified
  • Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
  • Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu
  • Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot
  • Pemprov Riau Tuntaskan Draf Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun
  • Dishub Pekanbaru akan Buka Posko Mudik Lebaran
  • Ronaldo Sumbang Rp 21 Miliar
  • Hanif Dhakiri Terbitkan Surat Edaran
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan