Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa ...[read more] "> Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa " />
Kamis, 28 Mei 2020
Follow Us:
17:30 WIB - Bupati Sapa Camat se-Inhil | 17:30 WIB - Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan | 17:30 WIB - 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama | 17:30 WIB - Pemprov Riau dan APH Teken MoU Pendampingan Penanganan Penanggulan Covid-19 | 17:30 WIB - Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia | 17:30 WIB - Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh
/ Indragiri Hulu / Bocah 5 Tahun Dimakan Buaya di Sungai Indragiri Inhu /
Bocah 5 Tahun Dimakan Buaya di Sungai Indragiri Inhu
Sabtu, 13 April 2019 - 20:09:11 WIB

RENGAT (Bidikonline.com) - Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa tersebut. Korban bernama Muhammad Alaripi (5) saat itu sedang berada di pinggir sungai dan tak mengetahui kehadiran predator itu.

Anak dari Muji ini langsung diterkam dan dibawa ke air. Sementara dua orang rekan bermain korban selamat dari terkaman reptil ganas tersebut.

Kepala Desa Pasir Kelampaian, Zakaria yang memang sedang berada di lokasi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 wib, pagi tadii. "Saat itu Alfarezi bersama tiga temannya sedang bermain di pasir yang berada di pinggir sungai. Saat Alfarezi di pinggir sungai, tiba-tiba Alfarezi langsung diterkam buaya," ujar Zakaria, Sabtu (13/4/2019).

Menurut pihak keluarga, Hatta Munir, awalnya kaki korban digigit, kemudian diangkat keatas dan terus digigit. Kemudian dibawa berenang, untuk kemudian dibawa kedalam air.

Menurut keterangan warga Desa Morong, buaya itu sudah lebih dua minggu berada di pinggir sungai, namun tidak pernah mengganggu warga.

Dikatakan Hatta, saat ini Alfarezi belum ditemukan dan begitu juga dengan buayanya. Tadi sebelum ramai orang, lebih kurang setengah jam, buaya itu sempat timbul beberapa kali dengan mulut masih menggigit Alferezi.

"Namun kemudian pada sore hari, buaya terus muncul tapi tidak ada lagi, cucu saya itu dimulut buaya itu," tegasnya.

Pihak desa sekarang sedang berupaya mencari Alfarezi dan buaya itu menggunakan pompong milik warga Morong. Ada 4 atau 6 pompong saat ini sedang menyisir sungai dimana Alfarezi di terkam buaya.

"Hingga kini belum ada kelihatan Alfarezi maupun buaya tersebut. Masyarakat di bantu aparat kepolisian masih terus mencari," katanya.

Menurut Hatta munir, pihak BKSDA sudah dihubungi tapi tak kunjung muncul hingga pukul 18.00 WIB. Pihaknya berharap agar buaya tersebut dapat segera dilumpuhkan sehingga diketahui betul nasib dari Alfarezi. (rmc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Sapa Camat se-Inhil
  • Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan
  • 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama
  • Pemprov Riau dan APH Teken MoU Pendampingan Penanganan Penanggulan Covid-19
  • Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia
  • Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh
  • Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan
  • Gubri Ingatkan Pegawai Pemprov Riau yang Bekerja Jalankan Protokol Kesehatan
  • Libur Idul Fitri, Bupati Wardan Sapa Camat Se- Inhil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan