Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar pimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Gub...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar pimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Gub" />
Kamis, 23 Januari 2020
Follow Us:
06:01 WIB - Bupati Kampar : Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Kesehatan | 06:01 WIB - Bupati Tinjau Pembangunan Jembatan dan Jalan Interpretasi Kampar Kiri Hulu | 06:01 WIB - Bupati Kampar Dialog Interaktif Bersama KPID Riau di Radio Swara Kampar | 06:01 WIB - Bupati, Sekda dan Forkopimda Tanda Tangani Komitmen Bersama | 06:01 WIB - Seluruh Forkopimda Kampar Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila | 06:01 WIB - Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Kosan
/ Riau / Gubri Bacakan Pidato Mendikbud /
Pimpin Upacara Hardiknas,
Gubri Bacakan Pidato Mendikbud
Kamis, 02 Mei 2019 - 19:25:11 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar pimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Riau ini juga diikuti Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo serta berbagai pejabat dari unsur lainnya.

Ada pun sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhajir Effendi yang dibacakan langsung Gubri yakni memaparkan bahwa pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan pilar ketahanan moral.

"Kita semua harus sadar bahwa aset terbesar Indonesia bukan tambang, bukan gas, bukan minyak, bukan hutan, ataupun segala macam hasil bumi; aset terbesar bangsa ini adalah manusia Indonesia. Tanggung jawab kita sekarang adalah mengembangkan kualitas manusia Indonesia," kata Gubri, Kamis (2/5/19).

Disampaikan bawah, manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Jangan sesekali mengikuti jalan berpikir kaum kolonial di masa lalu. Fokus mereka, kaum colonial itu, adalah pada kekayaan alam saja dan tanpa peduli pada kualitas manusianya. Kaum kolonial memang datang untuk mengeruk dan menyedot isi bumi Nusantara, menguras hasil bumi Nusantara.

"Karena itu, mereka peduli dan tahu persis data kekayaan alam kita, tetapi mereka tidak pernah peduli dengan kualitas manusia di nusantara," ungkap Gubri.

Indonesia saat ini sudah 70 tahun merdeka. Kemerdekaan itu menurut Gubri bukan hanya untuk menggulung kolonialisme. Melainkan untuk menggelar kesejahteraan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Mari kita jawab, tahukah kita berapa jumlah sekolah, jumlah guru, jumlah siswa, jumlah perguruan tinggi di daerah kita.Tahukah kita berapa banyak anak-anak di wilayah kita yang terpaksa putus sekolah. Tahukah kita tentang kondisi guru-guru di sekolah yang mengajar anak-anak kita. Tahukah kita tentang tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dan guru untuk memajukan sekolahnya," paparnya.***(rtc)



Berita Lainnya :
  • Bupati Kampar : Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
  • Bupati Tinjau Pembangunan Jembatan dan Jalan Interpretasi Kampar Kiri Hulu
  • Bupati Kampar Dialog Interaktif Bersama KPID Riau di Radio Swara Kampar
  • Bupati, Sekda dan Forkopimda Tanda Tangani Komitmen Bersama
  • Seluruh Forkopimda Kampar Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila
  • Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Kosan
  • Ketum MOI : Bangun Sinergi Lawan Intoleransi, Radikalisme, Korupsi
  • Polda Riau Tetapkan 12 Orang Tersangka Karhutla
  • Bupati Rohil Siapkan RLH Untuk Janda yang Tinggal di Eks Kandang Sapi
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan