Jelang bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, dilakukan beberapa perbaikan pada Masjid Agung An-Nur yang terletak di pusat ibukota Provinsi Ria...[read more] "> Jelang bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, dilakukan beberapa perbaikan pada Masjid Agung An-Nur yang terletak di pusat ibukota Provinsi Ria" />
Minggu, 17 November 2019
Follow Us:
Sabtu, 16 November 2019 - 16:07 WIB
Gubri: Kita Sangat Jauh Tertinggal
Sabtu, 16 November 2019 - 15:36 WIB
Jokowi Punya Cucu Baru
Sabtu, 16 November 2019 - 15:33 WIB
RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap
15:33 WIB - Bhayangkari Inhil Peringati Hari Pahlawan ke-74 | 15:33 WIB - Zulaikhah Wardan: Tauladani Ahlak Mulia Rasulullah dalam Membentuk Keluarga | 15:33 WIB - Gubri: Kita Sangat Jauh Tertinggal | 15:33 WIB - Jokowi Punya Cucu Baru | 15:33 WIB - RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap | 15:33 WIB - Sempena HGN dan PGRI ke-74 Cabang Siak Kecil Peduli Penanaman Pohon Serta Memberikan Santunan
/ Riau / Gubri Bersama Wagubri Tinjau Perbaikan Masjid An-Nur Pekanbaru /
Gubri Bersama Wagubri Tinjau Perbaikan Masjid An-Nur Pekanbaru
Senin, 06 Mei 2019 - 14:14:47 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Jelang bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, dilakukan beberapa perbaikan pada Masjid Agung An-Nur yang terletak di pusat ibukota Provinsi Riau. Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Nasution melakukan pengecekan, Minggu (5/5/2019) pagi.

Masjid ini masuk dalam situs budaya nasional, yang sudah dipugar pada tahun 2000 silam saat kepemimpinan Gubernur Saleh Djasit. Luas lahan masjid yang awalnya seluas 4 hektar, bertambah menjadi tiga kali lipat dengan luas saat ini sekitar 12,6 hektar.

"Adanya perbaikan-perbaikan di masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Riau, terkhusus warga Pekanbaru, agar umat muslim yang beribadah mendapatkan kenyaman. Sehingga, saat ibadah nanti akan lebih kusyuk lagi," ungkap Syamsuar kepada GoRiau.com.

Adapun perbaikan yang dilakukan pada bagian atap, sanitasi dan tangga jalan. Masjid ini mampu menampung sekiar 4.500 jamaah untuk melaksanakan ibadah salat lima waktu. Meskipun bukan bangunan aslinya, masjid ini selalu menjadi tempat yang dikunjungi oleh muslim traveler dan non muslim traveler, karena bangunannya yang menyerupai Taj Mahal.

"Untuk itu, bukan hanya pengurus masjid yang menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan masjid, tapi peran semua pihak untuk menjaganya. Mari kita bersama membudayakan buang sampah pada tempat yang sudah disediakan," jelas Syamsuar.

Masjid mulai dibangun pada tahun 1963 dan pada masa Gubernur Kaharuddin Nasution bisa direalisasikan pembangunannya tahun 1966. Pada 27 Rajab 1388 Hijriah atau pada 19 Oktober 1968 Masjid Agung An-Nur diresmikan oleh Arifin Achmad, Gubernur Riau waktu itu.

"Masjid ini memang menjadi salah satu tujuan oleh wisatawan dalam negeri dan luar negeri. Setiap orang yang masuk ke areal masjid ini diwajibkan menggenakan pakaian muslim atau yang menutup aurat," kata Syamsuar.(grc)


Berita Lainnya :
  • Bhayangkari Inhil Peringati Hari Pahlawan ke-74
  • Zulaikhah Wardan: Tauladani Ahlak Mulia Rasulullah dalam Membentuk Keluarga
  • Gubri: Kita Sangat Jauh Tertinggal
  • Jokowi Punya Cucu Baru
  • RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap
  • Sempena HGN dan PGRI ke-74 Cabang Siak Kecil Peduli Penanaman Pohon Serta Memberikan Santunan
  • Bidikonline dan Mimbarkita Verifikasi Faktual
  • Pj Sekdaprov Riau Hadiri Dialog Pentahelix
  • Kadiskes Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspada DBD
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan