Pleno KPU Rohil usai, prediksi yang mendapatkan kursi semakin terang benderang. Namun, ada hal penting dibalik kursi tersebut, kemampuan ...[read more] "> Pleno KPU Rohil usai, prediksi yang mendapatkan kursi semakin terang benderang. Namun, ada hal penting dibalik kursi tersebut, kemampuan " />
Senin, 20 Mei 2019
Follow Us:
21:06 WIB - Babinsa Ikut Bantu Pembuatan Pagar Besi Rumah Di Bengkel Las | 21:06 WIB - Bupati Nisel Serukan Masyarakat Tolak Gerakan People Power | 21:06 WIB - Koramil 12 Teluk Dalam Giat Komsos Ke Rutan Nisel | 21:06 WIB - Wagubri Larang PNS Pemprov Riau Ikut Aksi 22 Mei | 21:06 WIB - Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan | 21:06 WIB - Wabup Inhil Pimpin Upacara Peringatan Ke - 111 Hari Kebangkitan Nasional
/ Rokan Hilir / Meneroka Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Rohil Kedepan /
Meneroka Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Rohil Kedepan
Kamis, 09 Mei 2019 - 10:54:00 WIB

BAGANSIAPIAPI (Bidikonline.com) - Pleno KPU Rohil usai, prediksi yang mendapatkan kursi semakin terang benderang. Namun, ada hal penting dibalik kursi tersebut, kemampuan partai politik mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati lima tahun mendatang.

Ketua KPU Rohil, Supriyanto ketika dikonfirmasi, belum memberikan tanggapan, barang kali karena sibuk, berulang kali dikirim pesan lewat WA, juga belum ditanggapi.

Namun, dari sejumlah media sosial, informasi perolehan suara, caleg yang duduk memang sudah berseliwuran, dan prediksi tersebut berdasarkan informasi yang dirangkum partai politik sampai saksi-saksi DPD.

Di Rokan Hilir, partai pemuncak yang sudah menyebar, PDI Perjuangan, Golkar, Hanura serta partai politik lainnya, perolehan ini memiliki korelasi kemungkinan posisi tawar untuk mengusung calon bupati, karena termasuk pemuncak, tentu partai ini memiliki bargaining, sulit untuk diarahkan mau menjadi calon wakil bupati.

Lalu, bagaimana dengan partai politik lain yang juga perolehan suaranya tak bisa dianggap enteng, Partai Gerindra, Nasdem, PKS, PKB, PAN, PPP dan Demokrat, tentu mereka juga sudah ancang-ancang stategi untuk pencalonan bupati dan wakil bupati kedepan.

Lalu, siapakah tokoh sentral partai politik dimaksud?, PDI Perjuangan, tentu nama Wakil Bupati Drs Djamiludin masih disebut-sebut paling berpeluang maju untuk dicalonkan jadi bupati, atau Suyadi, SP, yang saat ini diprediksi duduk menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau, perolehan kursi pertama untuk daerah pemilihan Rokan Hilir.

Kalau dikalkulasi, PDI Perjuangan berkemungkinan akan menggandeng partai politik lain untuk calon wakilnya, namun partai politik mana, masih sulit ditebak, karena partai ini belum pernah mempublikasikan komunikasi politik yang mereka lakukan.

Lalu Partai Golkar, tokoh sentral partai ini juga belum pernah disebut, namun nama Karmila Sari sudah santer terdengar bakal diusung partai ini, dan memiliki peluang paling besar, disamping tidak bisa memandang sepele kader Golkar lain.

Hanura, tokoh sentral partai ini, Cutra Andika, figur ini dinilai dalam internal partai cukup berhasil mendongkrak perolehan suara.

“Setelah keluar penetapan KPU tentang Caleg terpilih, kita akan segera melaksanakan RAPIMCAB untuk pelaksanaan teknis pakta integritas dan program kerja partai kedepan,” tulisnya dilaman facebook partai.

Meski berhasil meraup kursi untuk tingkat kabupaten cukup signifikan, partai ini belum berhasil meraup suara untuk bersaing pada legislatif tingkat Provinsi Riau, Amirudin, salah seorang caleg provinsi yang gagal ketika dikonfimasi menyatakan secara umum pemilu sudah sudah terlaksana dengan baik, namun tak terlepas juga dari intrik-intrik yang tidak memberikan pembelajaran yang cerdas kepada warga dari semua pihak.

Baik dari penyelenggara, pengawas maupun calon. Ini terbukti menurut Amirudin masih banyak calon melakukan perbuatan tak terpuji untuk memenangkan pertarungan. Disamping masyarakat pemilih juga tidak memilih berdasarkan kualitas dan integritas calon.

Disamping penyelenggara dan pengawas tidak pro aktif mengantisipasi atau menindak pelanggaran yang santer berkembang ditengah masyarakat. “Buat saya pribadi, sosialisasi yang saya lakukan secara komprehensif sampai ke daerah yang tak pernah saya tempuh selama ini tak memberikan arti apa-apa,” keluhnya.

Ketua Bawaslu Rohil, Syahruri dikonfimasi terkait pleno KPU mengaku pleno berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur pleno.

Waktu terus berjalan, keadaan lancar, kerja keras semua pihak, jajajan KPU sampai ketingkat bawah, Bawaslu termasuk aparat pantas diapresiasi, meski belum bisa memuaskan semua pihak.

Lalu bagaimana dengan tokoh sentral partai politik yang tidak jadi pemuncak, Saprudin dinilai paling berluang diusung Partai Gerinda kembali, Jhon Carles dari Nasdem, Hermawan dari PKS, Abu Khoiri dari PKB, Amansyah dari PAN, Husaimi Hamidi dari PPP dan Asri Auzar dari Demokrat.

Untuk pasangan calon, semua tergantung komunikasi politik partai pemuncak dengan partai yang tidak pemuncak, sehingga, paling sedikit tiga pasangan calon bisa terjadi nanti pada pilkada Rohil.

Lalu ada beberapa tokoh diluar tokoh sentral partai tersebut yang juga berpeluang maju, Suyatno, bupati sekarang, memiliki kedekatan dengan Ketua DPD I Partai Golkar, Andi Rahman dan juga ada beberapa tokoh yang berambisi untuk maju, namun sampai sekarang, partai politik pengusung belum jelas.

Siapa paling berpeluang?, pertanyaan ini tentu menjadi pertimbangan partai politik dalam menetapkan pasangan calon yang bakal mereka usung berdasarkan aspirasi internal.

Peluang ini terjadi diantaranya berdasarkan asal calon tersebut, ngak mungkin satu pasangan calon radius asalnya terlalu berdekatan.

Drs Djamiludin, berdomisi di Balam, tentu berupaya mencari pasangan sekitar Tanah Putih atau Bagansiapiapi, Karmila Sari berdomisili di Rantau Bais, tentu akan mencari pendamping asal Baganbatu atau Bagansiapiapi, Cutra Andika berdomisili di Baganbatu, tentu ingin mengandeng calon wakil berasal dari Tanah Putih atau Bagansipiapi.

Tokoh-tokoh sentral partai politik tersebut tentu ingin menjadi calon bupati dan sulit untuk dibujuk menjadi calon wakil bupati, namun nanti, perolehan suaralah yang bakal menyadarkan mereka, berada di posisi wakil atau posisi wakil bupati.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Babinsa Ikut Bantu Pembuatan Pagar Besi Rumah Di Bengkel Las
  • Bupati Nisel Serukan Masyarakat Tolak Gerakan People Power
  • Koramil 12 Teluk Dalam Giat Komsos Ke Rutan Nisel
  • Wagubri Larang PNS Pemprov Riau Ikut Aksi 22 Mei
  • Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan
  • Wabup Inhil Pimpin Upacara Peringatan Ke - 111 Hari Kebangkitan Nasional
  • Disinyalir Volume Dipangkas
  • NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified
  • Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan