Saat Rapat Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Riau di ruang rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Senin (13...[read more] "> Saat Rapat Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Riau di ruang rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Senin (13" />
Senin, 20 Mei 2019
Follow Us:
Sabtu, 18 Mei 2019 - 21:35 WIB
Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
Sabtu, 18 Mei 2019 - 21:34 WIB
Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu
Sabtu, 18 Mei 2019 - 21:23 WIB
Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot
21:23 WIB - Disinyalir Volume Dipangkas | 21:23 WIB - NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified | 21:23 WIB - Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat | 21:23 WIB - Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu | 21:23 WIB - Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot | 21:23 WIB - Pemprov Riau Tuntaskan Draf Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun
/ Pekanbaru / Wagubri Edy Nasution Tidak Izinkan Undangan Terlambat Masuk /
Pimpin Rapat Pokja PPS Riau,
Wagubri Edy Nasution Tidak Izinkan Undangan Terlambat Masuk
Selasa, 14 Mei 2019 - 14:01:17 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Saat Rapat Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Provinsi Riau di ruang rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Senin (13/5/2019) pagi, yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Nasution ada yang berbeda.

Berdasarkan undangan Rapat Pokja PPS Riau yang ditandatangani Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, rapat dimulai pukul 09.00 WIB. Namun, masih banyak ditemukan undangan rapat tersebut yang datang terlambat.

Pukul 09.00 WIB tepat, Edy Nasution memerintahkan protokol untuk mengunci pintu ruang rapat Kenanga Kantor Gubernur. Sehingga, undangan yang terlambat tidak bisa masuk. Karena, sudah berulang kali, Edy Nasution mengatakan untuk memulai rapat tepat waktu.

"Berulang kali saya sampaikan untuk memulai rapat tepat waktu. Apalagi ini bulan puasa, tentunya tidak banyak kegiatan yang menyita waktu jika dipersiapan dengan baik. Saya hanya membiasakan, agar rapat tepat waktu. Sehingga, kita terbiasa untuk disiplin," kata Edy Nasution.

Undangan rapat tersebut tidak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang datang terlambat, tapi yang bukan ASN datang terlambat pun tidak bisa masuk. Edy Nasution juga mengingatkan semua pihak untuk membuat acara tidak berdekatan dengan waktu salat.

"Contohnya saja, ada acara dimulai pukul 19.00 WIB. Ada tambahannya juga untuk datang lebih awal 15 menit sampai 20 menit. Artinya, apakah acara tersebut akan tepat waktu dimulai. Tentunya tidak, banyak orang lebih memilih salat dahulu baru datang acara. Jadi buatlah waktu memulai acara tidak berdekatan dengan waktu salat," ungkap Edy Nasution.

Mantan Komandan Korem 031/Wirabima ini menegaskan, agar undangan rapat yang dibuat sesuai dengan waktunya dimulai. Agar peserta rapat datang lebih cepat, bosa dimasukkan pesan tambahan agar datang 15 menit lebih awal.

"Karena bagaimana pun juga, saya akan datang lebih cepat ke suatu acara 5 menit sampai 10 menit sebelum acara dimulai. Itu menurut saya harus dibiasakan bagi yang lainnya, karena disiplin waktu itu merupakan kebiasaan yang baik. Karena korupsi waktu saja tidak boleh," jelas Edy Nasution. (grc)


Berita Lainnya :
  • Disinyalir Volume Dipangkas
  • NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified
  • Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
  • Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu
  • Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot
  • Pemprov Riau Tuntaskan Draf Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun
  • Dishub Pekanbaru akan Buka Posko Mudik Lebaran
  • Ronaldo Sumbang Rp 21 Miliar
  • Hanif Dhakiri Terbitkan Surat Edaran
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan