Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU. KPU meminta Prabowo melapor bila terdapat indikasi k...[read more] "> Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU. KPU meminta Prabowo melapor bila terdapat indikasi k" />
Rabu, 22 Mei 2019
Follow Us:
13:41 WIB - Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau | 13:41 WIB - Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin | 13:41 WIB - BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru | 13:41 WIB - Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang | 13:41 WIB - Gubri Syamsuar Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Dumai | 13:41 WIB - 10 Bulan Lepas Kredit Honda Beat di Sikat Maling
/ Politik / Prabowo Tolak Penghitungan Suara KPU /
Prabowo Tolak Penghitungan Suara KPU
Rabu, 15 Mei 2019 - 12:31:49 WIB

Jakarta (Bidikonline.com) - Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU. KPU meminta Prabowo melapor bila terdapat indikasi kecurangan.

"Nggak ada masalah. Prinsipnya begini, kalau ada ditemukan indikasi kecurangan, dilaporkan kepada lembaga terkait. Misalnya kepada Bawaslu, biar Bawaslu yang memproses," ujar komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Menurut Ilham, saat ini KPU membuka diri bila adanya laporan yang dilayangkan terkait dugaan kecurangan. Ilham juga mengatakan nantinya laporan tersebut akan ditindaklanjuti Bawaslu.

"KPU sampai saat ini membuka diri terhadap hal-hal yang diindikasikan penyelenggara pemilu itu melakukan kecurangan, silakan saja dilaporkan," kata Ilham.

"Ada yang sudah ditindaklanjuti oleh Gakkumdu, ada yang juga sudah diberikan rekomendasi pemungutan suara ulang oleh Bawaslu," sambungnya.

Ilham kembali menegaskan pelaporan terkait adanya kecurangan dapat dilaporkan ke Bawaslu. Hal ini, menurutnya, sesuai dengan Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Jadi prinsipnya bahwa jika ada indikasi curang, silakan dilaporkan kepada institusi yang berwewenang, yang diamanatkan oleh UU Nomor 7 Tahun 2017 untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan tersebut," tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo menolak hasil penghitungan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU. Ia menilai penghitungan KPU penuh kecurangan.

"Kami masih menaruh harapan kepadamu (KPU). Tapi sikap saya, yang jelas saya akan menolak hasil penghitungan pemilu. Hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," kata Prabowo dalam simposium 'Mengungkap Fakta Kecurangan Pemilu 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Ia mengaku masih menaruh harapan kepada KPU. Prabowo pun mengimbau KPU agar tidak meneruskan kecurangan yang selama ini dilakukan di Pemilu 2019.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Gubri Instruksikan Semua Mobdin Pejabat Pemprov Riau
  • Zuliifli Hasan Akui Kemenangan Jokowi-Maruf Amin
  • BI Wilayah Riau Buka Layanan Penukaran Uang Baru
  • Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang
  • Gubri Syamsuar Tinjau Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
  • 10 Bulan Lepas Kredit Honda Beat di Sikat Maling
  • Walikota Kumpulkan Zakat Pejabat Pemko Pekanbaru
  • Tali Asih Babinsa Koramil 12/Telukdalam Bantu Warga Kurang Mampu
  • DPRD Riau Apresiasi Riau Raih Opino WTP dari BPK RI
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan