Polisi bergerak cepat mengusut kasus video viral yang memuat ancaman terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setelah pria yang mengancam ...[read more] "> Polisi bergerak cepat mengusut kasus video viral yang memuat ancaman terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setelah pria yang mengancam " />
Kamis, 18 Juli 2019
Follow Us:
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:43 WIB
DPRD Riau Minta Sekolah Swasta Bersaing dengan Negeri
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:42 WIB
DPRD Pekanbaru Tuding Bea Cukai Tutup Mata
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:41 WIB
Empat Pencuri Minyak Chevron Ditangkap Polisi
22:41 WIB - Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha | 22:41 WIB - Bapenda Bengkalis Teken MoU dengan Bank BNI | 22:41 WIB - Bupati Wardan Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Salak | 22:41 WIB - DPRD Riau Minta Sekolah Swasta Bersaing dengan Negeri | 22:41 WIB - DPRD Pekanbaru Tuding Bea Cukai Tutup Mata | 22:41 WIB - Empat Pencuri Minyak Chevron Ditangkap Polisi
/ Hukum / Giliran Perekam Video Pengancam Jokowi Diciduk Polisi /
Giliran Perekam Video Pengancam Jokowi Diciduk Polisi
Rabu, 15 Mei 2019 - 21:59:55 WIB

Jakarta (Bidikonline.com) - Polisi bergerak cepat mengusut kasus video viral yang memuat ancaman terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setelah pria yang mengancam penggal kepala Jokowi, kini giliran wanita perekam video ancaman itu yang ditangkap polisi.

Wanita yang merekam video ketika Hermawan Susanto (27) mengancam Jokowi itu bernama Ina Yuniarti. Ina ditangkap di rumahnya di Grand Residence City, Bekasi, Rabu (15/5/2019) siang.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya kacamata hitam, 1 unit iPhone 5s, masker hitam, cincin, kerudung berwarna biru, selembar baju berwarna putih, dan tas berwarna kuning. Barang bukti itu adalah barang-barang yang digunakan Ina saat merekam video yang kemudian viral.

"Iya ada beberapa barang bukti yang diamankan, salah satunya kacamata hitam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (15/5/2019).

Setelah ditangkap, Ina Yuniarti lalu dibawa ke Polda Metro Jaya. Ina tampak tertunduk lesu saat tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Penyidik juga sudah melakukan interogasi awal kepada Ina Yuniarti. Kepada polisi, Ina Yuniarti mengakui merekam video viral ancaman terhadap Jokowi.

"Yang bersangkutan mengakui bahwa dia adalah yang ada di video tersebut," kata Argo.

Polisi juga sudah menetapkan Ina Yuniarti sebagai tersangka makar. Dia dijerat dengan pasal berlapis.

"Pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI yang sedang viral di media sosial saat sekarang ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP, Pasal 110 junto Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE," ungkap Argo.

Ina diduga merekam hingga menyebarkan video tersebut melalui aplikasi percakapan WhatsApp. Selain merekam, Ina menyebarkan video itu melalui aplikasi pesan. Motif Ina merekam dan menyebarkan video itu masih didalami polisi.

"Ina Yuniarti pelaku yang menyebarkan dan merekam video tersebut," kata Argo.(dtk)


Berita Lainnya :
  • Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha
  • Bapenda Bengkalis Teken MoU dengan Bank BNI
  • Bupati Wardan Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Salak
  • DPRD Riau Minta Sekolah Swasta Bersaing dengan Negeri
  • DPRD Pekanbaru Tuding Bea Cukai Tutup Mata
  • Empat Pencuri Minyak Chevron Ditangkap Polisi
  • Walikota Firdaus Terima Penghargaan dari Wakil Presiden
  • Bupati Siak Alfedri Launching Mesin ATM Beras
  • Bupati Siak Lepas 24 Jamaah Calon Haji
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan