Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten ...[read more] "> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten " />
Minggu, 19 Mei 2019
Follow Us:
21:15 WIB - NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified | 21:15 WIB - Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat | 21:15 WIB - Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu | 21:15 WIB - Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot | 21:15 WIB - Pemprov Riau Tuntaskan Draf Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun | 21:15 WIB - Dishub Pekanbaru akan Buka Posko Mudik Lebaran
/ Hukum / Hari Ini KPK Geledah Rumah Seorang Kontraktor di Bengkalis /
Hari Ini KPK Geledah Rumah Seorang Kontraktor di Bengkalis
Kamis, 16 Mei 2019 - 15:03:10 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis. Kali ini penggeledahan dilakukan di rumah seorang kontraktor proyek tersebut.


"Hari ini KPK melanjutkan proses penggeledahan di rumah seorang kontraktor di Jalan Sudirman di Bengkalis," ujar Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, melalui pesan WhatsApp kepada CAKAPLAH.com, Kamis (16/5/2019).

Namun Febri belum mau mengungkap identitas kontraktor tersebut. Ia memastikan, penyidik KPK saat ini melakukan pengembangan perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis.

Selain itu, dalam rentang Maret - Mei 2019, kata Febri, KPK juga telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi untuk melarang 3 orang bepergian ke luar negeri. Tiga orang itu dari pihak kepala daerah ataupun swasta.

"Saat ini KPK sedang melakukan pengembangan perkara dugaan TPK proyek peningkatan jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih di Bengkalis. Informasi lebih lengkap tentang penyidikan baru ini akan disampaikan sore ini melalui Konferensi Pers di KPK," ungkap Febri.

Satu hari sebelumnya, KPK menggeledah tiga lokasi di Bengkalis, yakni Kantor Bupati Bengkalis di Jalan Ahmad Yani, pendopo atau kediaman dinas bupati di Jalan Antara dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis.

Dari penggeledahan di tiga lokasi itu, tim KPK mengamankan sejumlah tas koper berisi dokumen terkait anggaran proyek Jalan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis tahun 2013-2015.

Dalam perkara ini, KPK sudah menetapkan dua tersangka, yakni Kepala Dinas PU Bengkalis saat itu, M Nasir, sekaligus mantan Sekdako Dumai, dan Direktur Utama PT PT Mawatindo Road Construction (PT MRC) milik Hobby Siregar. Keduanya sudah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

M Nasir dan Hobby Siregar diduga secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi dalam proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih sepanjang 51 kilometer dan lebar 6 meter. Tindakan itu merugikan negara sebesar Rp105 milar lebih. (ckp)


Berita Lainnya :
  • NOVIWALDY: Kontraktor Bermain Mata dan Tidak Qualified
  • Heboh Emak-emak Nekat, Mobil Jokowi Dicegat
  • Desmond Nostalgia Bareng Adian Napitupulu
  • Densus 88 Tangkap Anak Buah Teroris Pak Jenggot
  • Pemprov Riau Tuntaskan Draf Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun
  • Dishub Pekanbaru akan Buka Posko Mudik Lebaran
  • Ronaldo Sumbang Rp 21 Miliar
  • Hanif Dhakiri Terbitkan Surat Edaran
  • Pemuda Pancasila Rohul Dukung KPU
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan