Capres Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil Pilpres 2019 yang dimenangi Jokowi-Ma'ruf Amin. Prabowo menyebut Pilpres 2019 penuh ke...[read more] "> Capres Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil Pilpres 2019 yang dimenangi Jokowi-Ma'ruf Amin. Prabowo menyebut Pilpres 2019 penuh ke" />
Rabu, 21 08 2019
Follow Us:
13:31 WIB - DPRD Bengkalis Bersama Pemerintah Daerah Tandatangan MoU | 13:31 WIB - Pimpinan Komisi Menyampaikan Laporan Pembahasan Kepada Banggar | 13:31 WIB - Alat Kelengkapan DPRD bahas Rancangan KUPA PPAS | 13:31 WIB - DPRD Gelar Rapat Pembahasan Bersama TAPD | 13:31 WIB - Wako Pekanbaru Gelar Ramah Tamah dengan Anggota Paskibra dan Veteran | 13:31 WIB - Lembah Damai Juara BBGRM Tingkat Kota Pekanbaru 2019
/ Politik / Prabowo Tolak Hasil Pilpres 2019 /
Prabowo Tolak Hasil Pilpres 2019
Selasa, 21 Mei 2019 - 14:02:04 WIB

Jakarta (Bidikonline.com) - Capres Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil Pilpres 2019 yang dimenangi Jokowi-Ma'ruf Amin. Prabowo menyebut Pilpres 2019 penuh kecurangan.

"Kami pihak paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres yang diumumkan KPU pada tanggal 21 Mei 2019 dini hari tadi. Di samping itu, pihak paslon 02 juga merasa pengumuman rekapitulasi hasil tersebut dilaksanakan pada waktu yang janggal di luar kebiasaan," ujar Prabowo dalam jumpa pers didampingi cawapres Sandiaga Uno di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Prabowo menyebut dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 sudah disampaikan di Hotel Grand Sahid Jaya pada 14 Mei. Saat itu, Prabowo menegaskan sudah menolak penghitungan perolehan suara di Pilpres 2019 yang bersumber dari kecurangan.

"Seperti yang telah disampaikan pada pemaparan kecurangan Pemilu 2019 di Hotel Sahid Jaya pada tanggal 14 Mei 2019 yang lalu, kami pihak pasangan calon 02, tidak akan menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU selama penghitungan tersebut bersumber pada kecurangan," ujarnya.

"Pihak paslon 02 juga telah menyampaikan untuk memberi kesempatan kepada KPU untuk memperbaiki seluruh proses sehingga benar-benar mencerminkan hasil pemilu yang jujur dan adil, namun hingga pada saat terakhir tidak ada upaya yang dilakukan KPU untuk memperbaiki proses tersebut," imbuh Prabowo.

Dalam pleno rekapitulasi hasil suara nasional Selasa (21/5) dini hari, KPU menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, yakni 154.257.601 suara.

Sedangkan jumlah suara sah pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

KPU bakal menetapkan presiden-wapres terpilih pada 24 Mei bila tak ada gugatan perselisihan hasil pilpres yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ke MK punya batas waktu 3x24 jam setelah penetapan rekapitulasi hasil suara nasional. (dtk)


Berita Lainnya :
  • DPRD Bengkalis Bersama Pemerintah Daerah Tandatangan MoU
  • Pimpinan Komisi Menyampaikan Laporan Pembahasan Kepada Banggar
  • Alat Kelengkapan DPRD bahas Rancangan KUPA PPAS
  • DPRD Gelar Rapat Pembahasan Bersama TAPD
  • Wako Pekanbaru Gelar Ramah Tamah dengan Anggota Paskibra dan Veteran
  • Lembah Damai Juara BBGRM Tingkat Kota Pekanbaru 2019
  • Pekanbaru akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata
  • Baru 2 Dari 12 Kabupaten Dan Kota Di Riau Usulkan Tora
  • Alfedri Periksa Realisasi Fisik Keuangan OPD Siak
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan