Gubernur Riau, Syamsuar mengajak masyarakat Riau untuk menyukseskan Hari Waisak Nasional yang akan digelar pada 25 Mei 2019 mendatang. Gubernur Riau, Syamsuar mengajak masyarakat Riau untuk menyukseskan Hari Waisak Nasional yang akan digelar pada 25 Mei 2019 mendatang.
Senin, 26 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:32 WIB
Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
11:28 WIB - Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras | 11:28 WIB - Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus | 11:28 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:28 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:28 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:28 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
/ Riau / Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang /
Hari Waisak Nasional di Riau Akan Dihadiri 5.000 orang
Rabu, 22 Mei 2019 - 13:46:29 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau, Syamsuar mengajak masyarakat Riau untuk menyukseskan Hari Waisak Nasional yang akan digelar pada 25 Mei 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat koordinasi Operasi Ketupat Muara Takus 2019 di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur, Selasa (21/5/19).

Syamsuar menjelaskan, Hari Waisak Nasional akan dipusatkan di Candi Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

Sebagaimana diketahui, biasanya pelaksanaan Hari Waisak Nasional dilaksanakan di Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Untuk pelaksanaan di Riau sendiri, rencananya akan dihadiri kurang lebih 5.000 orang, baik yang berasal dari Indonesia maupun yang berasal dari luar negeri.

"Kami mohon dukungan, agar kegiatan Hari Waisak Nasional yang pertama kali digelar di Riau ini kita sukseskan bersama", ujar Gubernur Riau, Selasa (21/5).

Syamsuar dan pihak panitia mengakui, dua ibadah yang berbeda ini tidak akan saling mengganggu. Semua sudah disinkronkan antara kegiatan Waisak dengan kegiatan ibadah umat Islam di bulan Ramadan yang digelar dalam waktu bersamaan.

"Dimana saat kegiatan ibadah Waisak tengah berlangsung, dan disitu pula tiba saat berbuka puasa. Ini nantinya diatur sedemikian rupa sehingga tentunya umat Islam berbuka puasa dan juga sholat sehingga acara Waisak pun tidak terhenti," ucap Syamsuar.

Syamsuar melanjutkan, masyarakat di kawasan Candi Muara Takus sendiri mendukung sepenuhnya kegiatan Waisak Nasional karena juga bagian untuk mempromosikan pariwisata di Riau.

"Juga ada aset budaya yang kita banggakan dan ingin kita lestarikan," tutupnya.(mcc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras
  • Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan