DPRD Provinsi Riau mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) jadi Peraturan Daerah (Perda) sekaligus, Kamis (23/05). Dua Perd...[read more] "> DPRD Provinsi Riau mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) jadi Peraturan Daerah (Perda) sekaligus, Kamis (23/05). Dua Perd" />
Minggu, 17 November 2019
Follow Us:
Sabtu, 16 November 2019 - 16:07 WIB
Gubri: Kita Sangat Jauh Tertinggal
Sabtu, 16 November 2019 - 15:36 WIB
Jokowi Punya Cucu Baru
Sabtu, 16 November 2019 - 15:33 WIB
RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap
15:33 WIB - Bhayangkari Inhil Peringati Hari Pahlawan ke-74 | 15:33 WIB - Zulaikhah Wardan: Tauladani Ahlak Mulia Rasulullah dalam Membentuk Keluarga | 15:33 WIB - Gubri: Kita Sangat Jauh Tertinggal | 15:33 WIB - Jokowi Punya Cucu Baru | 15:33 WIB - RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap | 15:33 WIB - Sempena HGN dan PGRI ke-74 Cabang Siak Kecil Peduli Penanaman Pohon Serta Memberikan Santunan
/ Riau / DPRD Riau Sahkan Dua Ranperda Sekaligus /
DPRD Riau Sahkan Dua Ranperda Sekaligus
Kamis, 23 Mei 2019 - 22:03:58 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com)  - DPRD Provinsi Riau mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) jadi Peraturan Daerah (Perda) sekaligus, Kamis (23/05). Dua Perda tersebut adalah Ranperda tentang susunan kelembagaan, pengisian jabatan dalam masa jabatan Kepala Desa Adat berdasarkan hukum adat, serta Ranperda pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Persetujuan melalui rapat paripurna DPRD Riau ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo didampingi Ketua DPRD Riau, Septina Prinawati dan Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu dan Anggota DPRD Riau. Sedangkan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) dihadiri Gubernur Riau, Syamsuar. 

Turut hadir Forkopimda, Kepala OPD dan undangan lainnya. Sebelum pengesahan dilakukan penyampaian hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) dari kedua Ranperda tersebut sekaligus pendapat akhir Kepala Daerah.

Juru bicara Pansus Ranperda Susunan kelembagaan, pengisian jabatan dalam masa jabatan Kepala Desa Adat berdasarkan hukum adat, Ade Hartati Rahmad mengatakan, dengan adanya Perda ini salah satunya akan mengatur dan memberikan pedoman terkait masalah keberadaan desa adat.  Begitu juga dalam pengangkatan Kadesnya.

Sementara itu anggota Pansus Ranperda pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Sumiyanti saat dikonfirmasi menjelaskan Ranperda ini mengatur segala terkait kebakaran hutan dan lahan. Apakah itu masalah pencegahan, saksi bagi pelaku, kelestarian lingkungan dan sebagainya. Termasuk masalah ketentuab kearifan lokal yang mengatur batasan luas lahan yang boleh dibakar oleh masyarakat.

Dalam pendapat akhir Kepala Daerah yang disampaijan oleh Gubernur Riau, Syamsuar sangat memberikan apresiasi terhadap disahkan dua Ranperda ini. Ini akan memberikan payung hukum yang jelas bagi pemerintah baik dalam bertindak maupun menjalankan ketentuan.  Begitu juga dalam penganggaran dalam penanganan.

"Setelah persetujuan ini akan segera ditetapkan proses jadi Perda dan penerapannya," sebut Gubri.(mcr)


Berita Lainnya :
  • Bhayangkari Inhil Peringati Hari Pahlawan ke-74
  • Zulaikhah Wardan: Tauladani Ahlak Mulia Rasulullah dalam Membentuk Keluarga
  • Gubri: Kita Sangat Jauh Tertinggal
  • Jokowi Punya Cucu Baru
  • RS Madani Pemko Pekanbaru Masih Belum Bisa Rawat Inap
  • Sempena HGN dan PGRI ke-74 Cabang Siak Kecil Peduli Penanaman Pohon Serta Memberikan Santunan
  • Bidikonline dan Mimbarkita Verifikasi Faktual
  • Pj Sekdaprov Riau Hadiri Dialog Pentahelix
  • Kadiskes Pekanbaru Imbau Masyarakat Waspada DBD
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan