Sabtu 22 Juni 2019, Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) liar atau ilegal dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanb...[read more] "> Sabtu 22 Juni 2019, Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) liar atau ilegal dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanb" />
Rabu, 21 08 2019
Follow Us:
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:43 WIB
Wako Dukung Pengembangan Perpustakaan di Sekolah
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:37 WIB
200 LSM dan Ormas di Pekanbaru Harus Daftar ke Kesbangpol
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:34 WIB
Wabup Inhu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD P 2019
17:34 WIB - Bupati Suyatno Didampingi Kadis BKPSDM Tinjau Pembongkaran Drainase | 17:34 WIB - Produksi Air Minum Madani Segera Beroperasi | 17:34 WIB - Wako Dukung Pengembangan Perpustakaan di Sekolah | 17:34 WIB - 200 LSM dan Ormas di Pekanbaru Harus Daftar ke Kesbangpol | 17:34 WIB - Wabup Inhu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD P 2019 | 17:34 WIB - Sekda Rohil Pimpin Upacara HUT ke-58 Pramuka
/ Pekanbaru / Satpol PP Pekanbaru Bongkar PKL Liar /
Dituding Penyebab Banjir,
Satpol PP Pekanbaru Bongkar PKL Liar
Sabtu, 22 Juni 2019 - 21:45:27 WIB

BIDIKONLINE.COM - Sabtu 22 Juni 2019, Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) liar atau ilegal dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru. Penertiban dilakukan selain melanggar Peraturan Daerah (Perda) juga dianggap sebagai penyebab banjir.

Pembongkaran lapak PKL sudah berlangsung di Jalan Soebrantas, Panam, sejak Jumat (21 Juni 2019). Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono kepada awak media.

"Para PKL ini salah satu penyebab banjir di Jalan Soebrantas. Mereka juga bikin macet kendaraan, kumuh, dan tidak teratur. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Indra Pomi Nasution meminta agar lapak PKL di atas saluran drainase harus dikosongkan. Karena, dinas PUPR akan mendalamkan selokan di sepanjang Jalan Soebrantas," sebut Agus.

Pembongkaran lapak PKL sudah diberitahu ke pemilik lapak tersebut. "Kalau masih ada PKL yang mengomel, orangnya saya ambil dan diminta membuat surat perjanjian. Seharusnya, para PKL ini dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) karena melanggar peraturan daerah," tegas Agus.

Penertiban para PKL ini dimulai dari persimpangan Jalan Garuda Sakti-Jalan Kubang Raya (Simpang Panam) hingga ke Simpang Pasar Pagi Arengka (Jalan Soebrantas-Jalan Soekarno Hatta). Penertiban ini dilakukan agar Jalan Soebrantas menjadi lancar.(r24)



Berita Lainnya :
  • Bupati Suyatno Didampingi Kadis BKPSDM Tinjau Pembongkaran Drainase
  • Produksi Air Minum Madani Segera Beroperasi
  • Wako Dukung Pengembangan Perpustakaan di Sekolah
  • 200 LSM dan Ormas di Pekanbaru Harus Daftar ke Kesbangpol
  • Wabup Inhu Sampaikan Nota Keuangan R-APBD P 2019
  • Sekda Rohil Pimpin Upacara HUT ke-58 Pramuka
  • Bupati Rohil sebagai IRUP Di Apel HUT RI ke 74 Tahun 2019
  • Pemkab Kampar berikan 1.300 paket Santunan Kepada LVRI Dan Perlansia
  • Gubri: TNI/Polri Semakin Dicintai Rakyat
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan