Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa eks Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bekasi. Deddy Miz...[read more] "> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa eks Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bekasi. Deddy Miz" />
Senin, 17 Februari 2020
Follow Us:
13:53 WIB - Ketua Panitia H Maskur : Muscab V SPS Riau direncanakan 16 April 2020 di Pekanbaru | 13:53 WIB - Pemkab Meranti Serahkan Laporan LKPD Tahun 2019 Ke BPK RI | 13:53 WIB - Korban Meninggal akibat Virus Corona Tembus 1.770 Orang | 13:53 WIB - Sudah Sepekan Berkantor di Area MPP, Disdukcapil Banyak Dikunjungi | 13:53 WIB - Wawako Pekanbaru Ajak IPHI Ikut Sukseskan Program Pembangunan | 13:53 WIB - Wali Kota Sampaikan Strategi Penyiapan Generasi Unggul
/ Nasional / KPK Periksa Deddy Mizwar Terkait Kasus Meikarta /
KPK Periksa Deddy Mizwar Terkait Kasus Meikarta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 20:38:33 WIB

JAKARTA (BIDIKONLINE.COM)  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa eks Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bekasi. Deddy Mizwar diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa.

"Dari saksi mantan Wagub Jabar, penyidik mendalami keterangan terkait pembahasan RDTR Kabupaten Bekasi di Pemprov Jawa Barat, yang dipimpin saksi (Deddy) saat itu," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).

Selain Deddy Mizwar, KPK hari ini juga memeriksa Edi Triyanto selaku Support Service Project Management PT Lippo Cikarang Tbk. Edi diperiksa terkait pengajuan proyek Meikarta.

"Dari saksi pihak Lippo Cikarang, penyidik mendalami keterangan para saksi terkait pengajuan proyek Meikarta seluas 480 hektar di Jawa Barat," kata Febri.

Sebelumnya usai pemeriksaan, Deddy mengaku dimintai keterangan terkait hasil rapat Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKRD) dan terkait sejumlah surat yang berkaitan dengan Meikarta. Dia juga mengaku tak tahu menahu dengan peran Iwa Karniwa, Sekda nonaktif Jabar, di proyek Meikarta.

"Mendalami hasil-hasil rapat di BKRD. Jadi, ada keputusan BKRD yang dikaji, ditanyakan kembali, dan beberapa surat yang saya juga baru tahu ya, dikonfirmasi dengan hal-hal tersebut," kata Deddy usai diperiksa.

Diketahui, Iwa yang merupakan mantan Sekda Jabar ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima duit Rp900 juta. Duit itu diduga diterima Iwa terkait pengurusan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih terkait Meikarta.(rmc)


Berita Lainnya :
  • Ketua Panitia H Maskur : Muscab V SPS Riau direncanakan 16 April 2020 di Pekanbaru
  • Pemkab Meranti Serahkan Laporan LKPD Tahun 2019 Ke BPK RI
  • Korban Meninggal akibat Virus Corona Tembus 1.770 Orang
  • Sudah Sepekan Berkantor di Area MPP, Disdukcapil Banyak Dikunjungi
  • Wawako Pekanbaru Ajak IPHI Ikut Sukseskan Program Pembangunan
  • Wali Kota Sampaikan Strategi Penyiapan Generasi Unggul
  • Pos Jaga Kantor Satpol PP Dua Kali Dimolotov
  • 4 Poin Penting Terkait Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Bengkalis
  • Bupati Siak Resmi Membuka MTQ Kecamatan Siak ke-20
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan