Aksi kejahatan pelaku pembakaran lahan di wilayah Provinsi Riau terus meningkat dengan ditetapkannya 47 tersangka, termasuk satu korporas...[read more] "> Aksi kejahatan pelaku pembakaran lahan di wilayah Provinsi Riau terus meningkat dengan ditetapkannya 47 tersangka, termasuk satu korporas" />
Rabu, 23 Oktober 2019
Follow Us:
16:34 WIB - Bupati Nias Selatan Berangkatkan Calon Mahasiswa Program 3 In One 2019 | 16:34 WIB - Pemprov Riau Gelar Rakor Review Iuran Budget Sharing TA 2020 | 16:34 WIB - Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau | 16:34 WIB - 235 KK Terima Bantuan dari Yayasan Pewarta Pekanbaru dan Alfamart | 16:34 WIB - Wako Lepas Dua Finalis Bintang Radio 2019 ke Batu Malang | 16:34 WIB - Plh Sekko Hadiri Baksos Operasi Katarak Lions Club
/ Riau / Gubri Desak Polda Riau Cari Pelaku Karhutla /
Gubri Desak Polda Riau Cari Pelaku Karhutla
Senin, 16 September 2019 - 19:25:11 WIB

PEKANBARU (BIDIKONLINE.COM) - Aksi kejahatan pelaku pembakaran lahan di wilayah Provinsi Riau terus meningkat dengan ditetapkannya 47 tersangka, termasuk satu korporasi. Dalam proses penyidikannya, Gubernur Riau Syamsuar mendesak penyidik segera tuntaskan kasus Karhutla penyebab asap saat ini.

"Cari tau siapa pelaku yang membakar lahan. Harapankan pada kita, penyidik Satgas Penegakkan Hukum Polda Riau segera menuntaskan kasus ini dengan mencari pelaku-pelakunya," desak Syamsuar, Senin (16/9/2019) tadi.

Sejauh ini, menurut Syamsuar pihak-pihak terkait yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Riau, menemukan adanya lahan terbakar milik masyarakat serta kawasan hutan yang baru dibuka.

Selain itu, Syamsuar menyebut pihak Penegakkan Hukum Terpadu telah komitmen akan menyelesaikan kasus kebakaran lahan khusus lahan milik korporasi. Di antaranya ada 10 lahan perusahaan perkebunan sawit disegel.

"Satu di antaranya perusahaan yang berasal dari negara Malaysia," tegas Syamsuar.

Lebih lanjut, Syamsuar mengajak segenap lapisan masyarakat di Riau ikut dilibatkan guna membantu pihaknya dalam proses pencegahan dan pengawasan. Selain itu, pihaknya juga menggelar sosialisasi tentang bahaya kebakaran lahan.

"Sementara dari penyidikan KLHK juga telah tetapkan status  10 korporasi di Riau. Satu di antaranya perusahaan PT Adei dari Malaysia. Ini sudah ditemukan, semoga terselesaikan dengan baik," tutur Syamsuar. (ADV)


Berita Lainnya :
  • Bupati Nias Selatan Berangkatkan Calon Mahasiswa Program 3 In One 2019
  • Pemprov Riau Gelar Rakor Review Iuran Budget Sharing TA 2020
  • Gubri Temui Anggota DPR RI Asal Riau
  • 235 KK Terima Bantuan dari Yayasan Pewarta Pekanbaru dan Alfamart
  • Wako Lepas Dua Finalis Bintang Radio 2019 ke Batu Malang
  • Plh Sekko Hadiri Baksos Operasi Katarak Lions Club
  • Gubri Tertarik Inovasi Dashboard Lancang Kuning Tangani Karhutla
  • Bupati Suyatno Lakukan Prosesi Pelepasan Almarhum Muzakar
  • Bupati Mursini Kantongi Tujuh Nama Yang Bakal Jadi Wakilnya
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan