Anggota Unit III Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, nyaris menjadi sasaran tembak saat melakukan penangkapan pelaku pe...[read more] "> Anggota Unit III Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, nyaris menjadi sasaran tembak saat melakukan penangkapan pelaku pe" />
Kamis, 02 April 2020
Follow Us:
17:16 WIB - Wardan Anggap Masjid Tempat Suci dan Tak Melarang Beribadah | 17:16 WIB - Bupati Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Semprot Disinfektan Di Titik Pusat Keramaian | 17:16 WIB - Pemkab Inhil Umumkan Hal-hal Penting Terkait COVID-19 | 17:16 WIB - Gedung Islamic Center Tembilahan Dijadikan Tempat Karantina Pasien Corona | 17:16 WIB - Bupati Inhil Dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil Tinjau Rumah Sakit Khusus Karantina | 17:16 WIB - Komisi IV DPRD Riau Tinjau Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan
/ Hukum / Kronologi Penembakan Pengedar Narkoba di Jaktim /
Kronologi Penembakan Pengedar Narkoba di Jaktim
Kamis, 12 Desember 2019 - 16:57:17 WIB

Jakarta (Bidikonline.com)  -
Anggota Unit III Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, nyaris menjadi sasaran tembak saat melakukan penangkapan pelaku pengedar narkoba di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin kemarin (9/12/2019).
 
"Tersangka berinisial BH alias Syam berpura-pura menunjukkan lokasi persembunyian barang bukti sabu-sabu dalam kantong kresek hitam yang ternyata isinya senjata api rakitan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa siang (10/12/2019)

Hal itu dikemukakan Yusri saat memimpin gelar perkara di depan ruang instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
 
Kejadian itu bermula saat polisi menangkap BH di rumah kontrak Jalan ZZ, Nomor 27 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Saat itu polisi meminta BH menunjukkan lokasi disembunyikannya barang bukti sabu-sabu seberat 1,5 kilogram di kontrakannya.
 
"Hasil pengembangan terhadap tersangka diketahui bahwa dia masih menyimpan barang bukti sabu-sabu yang disimpan di dalam plastik kresek hitam di kebun kosong di wilayah Jakarta Timur," ujar Yusri.
 
Pada saat mengambil senjata api rakitan model FN yang disembunyikan bersama dengan narkotika sabu-sabu tersebut, kata Yusri, polisi sudah membaca gelagat tersangka.

BH sempat mengarahkan pistolnya ke arah anggota beberapa saat sebelum dilakukan dua kali tembakan peringatan ke udara.
 
"BH tidak sempat memantik pistolnya. Terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas terukur (tembak mati) saat dia berusaha lari," ucap Yusri.
 
Polisi di tempat kejadian perkara (TKP) juga sempat memberikan pertolongan dengan membawa BH ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, namun dalam perjalanan tersangka meninggal.
(JMart)


Berita Lainnya :
  • Wardan Anggap Masjid Tempat Suci dan Tak Melarang Beribadah
  • Bupati Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Semprot Disinfektan Di Titik Pusat Keramaian
  • Pemkab Inhil Umumkan Hal-hal Penting Terkait COVID-19
  • Gedung Islamic Center Tembilahan Dijadikan Tempat Karantina Pasien Corona
  • Bupati Inhil Dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil Tinjau Rumah Sakit Khusus Karantina
  • Komisi IV DPRD Riau Tinjau Pelaksanaan Pembangunan Jalan dan Jembatan
  • Pimpinan DPRD Riau Larang Kunjungan Dari Luar Propinsi
  • Wali Kota Pekanbaru Instruksikan Libur Sekolah 16-30 Maret
  • Disdik Pekanbaru Selenggarakan KSN
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan