Sebanyak 37 penghulu hasil pemilhan langsung Penghulu (Pilpeng) serentak tahun 2019 di Kabupaten Siak diilantik di Gedung Daerah Sultan S...[read more] "> Sebanyak 37 penghulu hasil pemilhan langsung Penghulu (Pilpeng) serentak tahun 2019 di Kabupaten Siak diilantik di Gedung Daerah Sultan S" />
Sabtu, 29 Februari 2020
Follow Us:
21:17 WIB - RSUD Menggala Deklarasi dan Sosialisasi Rumah Sakit Ramah Anak | 21:17 WIB - GPNB Gelar Rapat Perdana | 21:17 WIB - Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang | 21:17 WIB - Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau | 21:17 WIB - Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai | 21:17 WIB - Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
/ Siak / Bupati Alfredi Lantik Penghulu Se-Kabupaten Siak /
Bupati Alfredi Lantik Penghulu Se-Kabupaten Siak
Jumat, 27 Desember 2019 - 17:30:45 WIB

SIAK (bidikonline.com) - Sebanyak 37 penghulu hasil pemilhan langsung Penghulu (Pilpeng) serentak tahun 2019 di Kabupaten Siak diilantik di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II Tanjung Agung Kecamatan Mempura Kabupaten Siak, Jumat (27/12/2019).

Pelantikan dilakukan oleh Bupati Siak Alfedri dan disaksikan ratusan undangan dan perwakilan unsur Forkopimda se-Kabupaten Siak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Alfedri menyampaikan 6 instruksi penting dan beberapa hal penting kepada penghulu yang baru dilantik. Selaku pengambil  kebijakan roda penyelenggaraan pemerintah kampung, terkait tugas dan kewajiban sebagai penghulu.

"Pertama, segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJM Kampung). RPJM Kampung sangat penting, karena berisikan arah kebijakan penyelenggaraan Pemerintahan Kampung untuk 6 tahun ke depan, serta lakukan verifikasi dan validitasi data-data kampung yang sudah ada atau yang belum untuk mempermudah arah pembangunan kampung agar tepat sasaran," ujar Bupati Alfedri.

Selanjutnya, Bupati meminta para penghulu mempelajari dan memahami tugas, kewajiban, dan wewenang sebagai penghulu serta laksanakan tugas sebagai penghulu dengan sebaik-baiknya.

"Selalu tingkatkan pengetahuan serta kemampuan, dengan cara tetap belajar, mengerti dan memahami peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang kampung, agar dalam pengambilan segala kebijakan dan keputusan sesuai dengan dimensi aturan dan bukannya kepentingan semata," sebutnya.

Bupati juga meminta para penghulu membenahi permasalahan-permasalahan di kampung. Kemudian gali potensi dan maksimalkan sumber daya yang ada di kampung.

"Potensi ekonomi, sosial dan budaya, Pendapatan Kampung melalui potensi-potensi yang dimiliki kampung, baik potensi sumber daya alam maupun potensi sumber daya manusia dengan mengembangkan pemanfaatan penggunaan dana yang ada, penggunaan Dana Kampung yang bersumber dari APBN, Bantuan Keuangan Propinsi yang bersumber dari APBD propinsi, maupun Alokasi Dana Kampung (ADK) bersumber dari APBD kabupaten, gunakanlah sesuai dengan aturan yang berlaku," terangnya.

Alfedri juga menekankan untuk melakukan inovasi kampung dengan menciptakan produk-produk unggulan kampung, sehingga dapat membantu menopang perekonomian kampung dan menjadi pemasukan bagi warga masyarakat.

"Keempat, tingkatkan profesionalisme, kedisiplinan kerja, dan jalin kerja sama yang baik dengan perangkat kampung dan Lembaga Kemasyarakatan Kampung, terutama dengan Bapekam, karena keberhasilan penghulu dalam memimpin kampung, tidak lepas dari dukungan dan kerjas ama seluruh pemangku kepentingan di kampung," tambahnya.

Selanjunya Bupati berpesan agar senantiasa mengedapankan aturan dan prinsip kehati-hatian dalam mejalankan tugas.

"Oleh Karena itu, mulailah pelajari aturan-aturan yang berkaitan dengan tugas, fungsi dan wewenang sebagai penghulu, manfaatkan fasilitas yang telah diberikan untuk tempat bertanya terkait hal tersebut. Nantinya Penghulu akan dibina dan diawasi oleh organisasi perangkat daerah kabupaten dan kecamatan, serta didampingi oleh pendamping-pendamping profesional sesuai bidangnya masing-masing."

Berikan, ujar Bupati, berikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa pandang bulu dan kepentingan, karena pada hakekatnya penghulu adalah pengayom sekaligus abdi seluruh masyarakat kampung secara umum.

"Terakhir, sebagai pemimpin harus mampu menjadi teladan dan panutan masyarakat kampung, bersikap konsisten dalam melaksanakan tugas dan kebijakan yang telah ditetapkan, kreatif dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat, serta menyelaraskan kebijakan dan program kegiatan di kampung dengan kebijakan dan program kegiatan pembangunan Pemerintah Kabupaten Siak," jelasnya.

Melalui enam intruksi ini ia berharap kepada penghulu yang dilantik bisa menjalankan amanah dengan baik.

"Saya yakin amanah ini Bapak Ibu embah dengan ikhlas dan semoga menjadi ladang untuk berbuat amal dan ibadah bagi Bapak dan Ibu penghulu sekalian," tutupnya.(adv)





Berita Lainnya :
  • RSUD Menggala Deklarasi dan Sosialisasi Rumah Sakit Ramah Anak
  • GPNB Gelar Rapat Perdana
  • Bupati Alfedri Hampiri Lautan Manusia di MTQ ke XIX Tualang
  • Sekretariat DPRD Bengkalis Rapat ke Kanwil Kemenkumham Riau
  • Bupati Kampar Hadiri Pengukuhan Gelar Adat Persukuan Kampai
  • Gubernur Syamsuar: Pangan Jadi PR Terbesar Riau
  • Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Haji dan MTQ
  • Bupati Inhu Hadiri Grand Launching IPEKA
  • Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan