Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Kali ini api menghanguskan sekitar 6 hektare lahan.
...[read more] "> Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Kali ini api menghanguskan sekitar 6 hektare lahan.
" />
Selasa, 11 08 2020
Follow Us:
20:28 WIB - Polisi Periksa Anji soal Video Obat Corona Hari Ini | 20:28 WIB - Pemkab Bengkalis Ikuti Vidcon Hari Jadi Provinsi Riau Ke–63 | 20:28 WIB - Sekda Siak Vidcon Bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI | 20:28 WIB - Klaster Update Covid-19, Penjelasan Sekretariat Gugus Covid-19 | 20:28 WIB - Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan | 20:28 WIB - DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal
/ Pelalawan / Kebakaran Lahan Gambut Kembali Terjadi di Pelalawan /
Kebakaran Lahan Gambut Kembali Terjadi di Pelalawan
Senin, 06 Juli 2020 - 11:05:48 WIB

PANGKALAN KERINCI (Bidikonline.com) - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Kali ini api menghanguskan sekitar 6 hektare lahan.

Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang berupa semak belukar, namun di dalamnya terdapat tanaman kelapa sawit yang masih kecil, milik Kelompok Tani Sebadadaran dan Tanjung Mandiri, Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Karhutla ini menghanguskan areal seluas lebih kurang 6 hektare,  Kamis (2/7/2020) lalu.

Tim pemadaman melibatkan 70 orang yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP dan Damkar, BPBD Kabupaten Pelalawan, RPK juga MPA Desa Kuala Terusan serta Damkar PT RAPP.

“Api saat ini telah padam namun masih menyisakan kepulan asap sehingga masih perlu dilakukan pendinginan lanjutan,” ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Novaldi di Pangkalan Kerinci, Ahad (5/7/2020).

Dikatakan Novaldi, pemadaman kali ini memakai peralatan seperti ministriker, maxtri, selang air dan selang hisap dibantu beberapa mobil Damkar dan water bombing dari BPBD Riau.

“Areal yang terbakar merupakan lahan gambut yang sudah kering, ditambah lagi akses jalan ke lokasi pendinginan cukup jauh dan rusak sehingga membutuhkan waktu yang lama mencapai lokasi kebakaran,” ungkapnya.

Menurut Novaldi, cuaca pada saat terjadinya karhutla sangat panas dan angin berembus sangat kencang sehingga pergerakan api cukup cepat dalam membakar habis lahan.

“Asal api dalam penyelidikan. Kita masih kumpulkan bukti-bukti,” terangnya.

Dalam kegiatan pendinginan ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kabag Ops Kompol Daud Sianturi, Kasat Intelkam AKP Amriadi, Kasat Sabhara, AKP J Lumban Toruan serta personel gabungan dari Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kerinci.(rmi)


Berita Lainnya :
  • Polisi Periksa Anji soal Video Obat Corona Hari Ini
  • Pemkab Bengkalis Ikuti Vidcon Hari Jadi Provinsi Riau Ke–63
  • Sekda Siak Vidcon Bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI
  • Klaster Update Covid-19, Penjelasan Sekretariat Gugus Covid-19
  • Hadapi Covid-19, Pemkab Siak Perkuat Cadangan Pangan
  • DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal
  • Gelapkan Motor, Wartawan Gadungan Digulung Polisi
  • 20 Pasien di Siak Dinyatakan Sembuh Covid-19
  • Kecelakaan Beruntun di Tugu Zapin, 4 Mobil Rusak Parah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan