Komisi Pemberantasan Korupsi belum menerima salinan putusan lengkap dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang menyatakan Direkt...[read more] "> Komisi Pemberantasan Korupsi belum menerima salinan putusan lengkap dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang menyatakan Direkt" />
Rabu, 20 Januari 2021
Follow Us:
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:25 WIB
Pekanbaru Sudah Dimekarkan Menjadi 15 Kecamatan
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:22 WIB
Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19
Selasa, 19 Januari 2021 - 12:42 WIB
72 Nakes Pemko Pekanbaru Sudah Divaksin
12:42 WIB - Satres Narkoba Polres Lampung Utara Amankan Pelaku Penyalahguna Narkoba | 12:42 WIB - Lampung Utara Menjadi Zona Merah Covid-19 | 12:42 WIB - Pekanbaru Sudah Dimekarkan Menjadi 15 Kecamatan | 12:42 WIB - Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19 | 12:42 WIB - 72 Nakes Pemko Pekanbaru Sudah Divaksin | 12:42 WIB - Wali Kota: Sinovac Cocok dengan Iklim Tropis
/ Hukum / KPK Siapkan Berkas Kasasi atas Putusan Bebas Sofyan Basir /
KPK Siapkan Berkas Kasasi atas Putusan Bebas Sofyan Basir
Selasa, 05 November 2019 - 18:34:22 WIB

JAKARTA (Bidikonline.com)  – Komisi Pemberantasan Korupsi belum menerima salinan putusan lengkap dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang menyatakan Direktur Utama PT PLN (Persero) 2016—2018 Sofyan Basir divonis bebas.

"Terkait dengan apa yang dilakukan oleh KPK untuk persiapan melakukan upaya hukum terhadap putusan bebas dengan terdakwa Sofyan Basir, jadi sampai saat ini kami belum menerima salinan putusan lengkap secara resmi dari pengadilan," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/11/2019) malam.

Dengan belum diterimanya salinan putusan lengkap itu, Febri menyatakan bahwa KPK tidak akan berpangku tangan untuk menyiapkan upaya hukum berikutnya pascaputusan bebas Sofyan tersebut.

Diketahui, KPK sebelumnya mempertimbangkan mengajukan kasasi. "Namun, tentu kami juga tidak boleh berpangku tangan sehingga kami juga mencermati catatan-catatan yang kami lakukan dan kami simpan saat pembacaan putusan secara lisan oleh majelis hakim," kata Febri.

Selain itu, kata dia, KPK juga sudah mulai mengidentifikasi karena terdapat beberapa poin yang cukup krusial yang belum dipertimbangkan oleh majelis hakim terhadap putusan terhadap Sofyan dalam perkara suap proyek PLTU Riau-1.

Misalnya, yang cukup krusial terkait dengan pertanyaan apakah terdakwa Sofyan Basir mengetahui atau tidak mengetahui adanya praktik suap yang diterima oleh Eni M. Saragih (mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar) sekitar totalnya Rp4,7 miliar bersama dengan pihak lain dari Johannes Kotjo (pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd.).

Selain itu, lanjut dia, KPK juga memandang ada bukti-bukti lain yang belum dipertimbangkan oleh majelis hakim terkait dengan keterlibatan Sofyan.

Karena sebenarnya pada persidangan sebelumnya dengan terdakwa Eni M. Saragih, kata Febri, Sofyan Basir pernah menyampaikan keterangan sebagai saksi bahwa yang bersangkutan pernah diinformasikan atau mengetahui adanya kepentingan Eni yang diutus partainya mencari pendanaan kegiatan partai politik. Hal ini belum dipertimbangkan sehingga nanti akan diuraikan lebih lanjut.

Sebelumnya, Sofyan divonis bebas dari semua dakwaan jaksa penuntut umum KPK dalam perkara dugaan pembantuan kesepakatan proyek PLTU Riau-1.

Sofyan dinilai tidak terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan pertama maupun kedua dari Pasal 12 Huruf a dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No. 20/2001 juncto Pasal 56 Ayat (2) KUHP.(rmc)


Berita Lainnya :
  • Satres Narkoba Polres Lampung Utara Amankan Pelaku Penyalahguna Narkoba
  • Lampung Utara Menjadi Zona Merah Covid-19
  • Pekanbaru Sudah Dimekarkan Menjadi 15 Kecamatan
  • Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19
  • 72 Nakes Pemko Pekanbaru Sudah Divaksin
  • Wali Kota: Sinovac Cocok dengan Iklim Tropis
  • Pemkab Inhil Adakan Rapat Terkait SAKIP
  • Bank Riau Kepri Serahkan CSR ke Pemkab Inhil
  • Pejabat Kominfotik Tanda Tangani Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan