PDIP memastikan tidak akan mengusung kadernya yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, seba...[read more] "> PDIP memastikan tidak akan mengusung kadernya yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, seba" />
Kamis, 26 November 2020
Follow Us:
14:23 WIB - Presiden RI Serahkan DIPA Dan TKDD Daerah | 14:23 WIB - Beredar akun Facebook Palsu Bupati Kampar | 14:23 WIB - Terdakwa Pembunuhan Pengusaha Tepung Divonis Seumur Hidup | 14:23 WIB - HM Wardan Tanam Mangrove di Pesisitr Pantai Mabloe | 14:23 WIB - Kemenhub Serahkan Operasional Roro Insit-Pecahbuyung ke Bupati Meranti | 14:23 WIB - Barang Ilegal Senilai Rp18,7 Miliar di Inhil Dimusnahkan
/ Politik / Djarot Pastikan PDIP Tak Usung Akhyar Nasution /
Didukung PKS dan Demokrat,
Djarot Pastikan PDIP Tak Usung Akhyar Nasution
Senin, 20 Juli 2020 - 13:03:20 WIB

Medan (Bidikonline) – PDIP memastikan tidak akan mengusung kadernya yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, sebagai calon Wali Kota Medan pada Pilkada Serentak 2020. Penyebabnya, Wakil Ketua DPD PDIP Sumut itu telah lebih dahulu mendapat dukungan dari PKS dan Partai Demokrat.

“PDIP tidak akan berkoalisi dengan Demokrat dan PKS untuk kontestasi pilkada ke depan,” ujar Plt Ketua DPD PDIP Sumut, Djarot Syaiful Hidayat, kepada wartawan, Minggu (19/7/2020).

Keputusan tersebut diambil, kata Djarot, karena kedua partai dinilai berlawanan dengan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). “Aspirasi untuk tidak bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS juga banyak saya terima. Hal tersebut juga positif. Dengan kebersamaan antara Demokrat dan PKS yang berada di luar pemerintahan, sehat bagi demokrasi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam mengusung calon kepala daerah, termasuk Gibran dan Bobby Nasution, PDIP mengambil keputusan atas dasar pertimbangan ideologis. “Utamanya bagaimana Pancasila dijalankan dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Djarot menjelaskan, PDIP selalu mendorong, kerja sama politik dengan seluruh partai pengusung pemerintahan Jokowi. Katanya, kerja sama parpol dalam pilkada merupakan embrio kerja sama untuk Pemilu 2024.

“PDI Perjuangan sendiri memilih terus mengedepankan semangat gotong royong dan siap bekerja sama dengan parpol pendukung pemerintah,” ujarnya.

Seperti diketahui, di Solo, kandidat yang diusung PDIP dan koalisinya adalah Gibran-Teguh, sementara PKS dan Demokrat tak ada sebagai pengusung.

Di Kota Medan, kedua partai memberikan dukungan kepada petahana yang juga kader PDIP Akhyar Nasution, bertarung dengan Bobby Nasution, yang juga kader partai banteng moncong putih.(aoc)


Berita Lainnya :
  • Presiden RI Serahkan DIPA Dan TKDD Daerah
  • Beredar akun Facebook Palsu Bupati Kampar
  • Terdakwa Pembunuhan Pengusaha Tepung Divonis Seumur Hidup
  • HM Wardan Tanam Mangrove di Pesisitr Pantai Mabloe
  • Kemenhub Serahkan Operasional Roro Insit-Pecahbuyung ke Bupati Meranti
  • Barang Ilegal Senilai Rp18,7 Miliar di Inhil Dimusnahkan
  • Iwan Senso Pemilik Tanda Tangan Unik di Siak
  • KPK Tetapkan Edhy Prabowo sebagai Tersangka
  • Wawako Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan