Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau hentikan mendatangkan tenaga kerja dari luar provinsi...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau hentikan mendatangkan tenaga kerja dari luar provinsi" />
Rabu, 21 Oktober 2020
Follow Us:
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:30 WIB
Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:26 WIB
Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:23 WIB
Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional
18:23 WIB - Wanita di Pekanbaru Nyaris Diperkosa Ponakan Sendiri | 18:23 WIB - Ini Sanksi Bagi yang Melanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru | 18:23 WIB - Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau | 18:23 WIB - Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar | 18:23 WIB - Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional | 18:23 WIB - Gubri Panen Ikan Lele dan Buka Pameran UMKM di Kampar
/ Riau / Gubernur Riau Minta Perusahaan Setop Impor Tenaga Kerja /
Gubernur Riau Minta Perusahaan Setop Impor Tenaga Kerja
Rabu, 22 Juli 2020 - 09:50:21 WIB

PEKANBARU (Bidikonline) -
Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau hentikan mendatangkan tenaga kerja dari luar provinsi. Apalagi dari daerah zona merah positif Covid-19.

Hal itu ditegaskan Gubri mengingatkan penambahan kasus positif Covid-19 di Riau merupakan klaster baru impor dari provinsi lain.

Gubri menceritakan, sebenarnya kasus positif Covid-19 di Riau naik ini datang dari luar. Dimana ada perusahaan yang beroperasi di Riau yang membutuhkan tenaga kerja dari luar.

"Saya sudah telepon pimpinan perusahaannya, tak perlu saya sebut nama perusahaannya. Saya minta untuk sementara tak usah mengambil tenaga kerja dari luar, dari Riau saja," tegas Gubri kepada CAKAPLAH.com, Selasa (21/7/2020).

"Makanya penambahan kasus di Riau banyak dari klaster baru daerah luar daerah Provinsi Riau. Makanya kasus Covid-19 menambah dari situ," tambahnya.

Bahkan Gubri mengatakan, ada beberapa perusahaan di daerah yang meminta izin akan mendapatkan tenaga kerja dari luar.

"Kemarin saya mendengar ada yang minta mendatangkan tenaga kerja dari luar seperti di Dumai. Ada juga di Siak. Makanya saja minta, tolong disetop dulu, penerimaan tenaga kerja untuk orang Riau dulu, jangan dari luar daerah. Apalagi dari daerah zona merah," tegasnya lagi.

"Dan Alhamdulillah mereka (perusahaan) sudah mau mengikuti arahan kita, karena pekerja dari luar itu yang menyebabkan klaster baru di Riau," cakapnya. (ckp)


Berita Lainnya :
  • Wanita di Pekanbaru Nyaris Diperkosa Ponakan Sendiri
  • Ini Sanksi Bagi yang Melanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru
  • Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau
  • Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar
  • Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional
  • Gubri Panen Ikan Lele dan Buka Pameran UMKM di Kampar
  • PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa Teberau Panjang
  • Gubri Minta Daerah Tak Andalkan Pekanbaru Rawat Pasien Covid-19
  • Pemkab Kampar Percepat Program Usulan Pemekaran 19 Kelurahan/Desa Di 16 kecamatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan