Jelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau belum menemukan penyakit hewan kurban yang m...[read more] "> Jelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau belum menemukan penyakit hewan kurban yang m" />
Rabu, 21 Oktober 2020
Follow Us:
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:30 WIB
Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:26 WIB
Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:23 WIB
Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional
18:23 WIB - Wanita di Pekanbaru Nyaris Diperkosa Ponakan Sendiri | 18:23 WIB - Ini Sanksi Bagi yang Melanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru | 18:23 WIB - Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau | 18:23 WIB - Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar | 18:23 WIB - Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional | 18:23 WIB - Gubri Panen Ikan Lele dan Buka Pameran UMKM di Kampar
/ Indragiri Hulu / Hewan Qurban di Riau Dipastikan Sehat /
Hewan Qurban di Riau Dipastikan Sehat
Jumat, 31 Juli 2020 - 10:00:59 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com)  - Jelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau belum menemukan penyakit hewan kurban yang membahayakan manusia.

"Sampai hari ini belum ada laporan adanya penyakit hewan kurban yang diagnosis ataupun membahayakan kesehatan manusia," kata Kepala Dinas PKH Riau, drh Rahmat Setiyawan, Kamis (30/7/2020).

Begitu juga dengan panyakit menular, lanjut Rahmat, berdasarkan hasil pengawasan pihaknya belum menemukan.

"Ini karena kita sudah mengantisipasi jauh-jauh hari hewan kurban yang masuk di Provinsi Riau kita lakukan pemeriksaan di posko check point perbatasan Riau," ujarnya.

"Jadi kita memiliki lima titik check point diantaranya di perbatasan Sumbar-Riau di Kampar, Sumut-Riau di Rohil dan Rohul, serta Riau-Jambi di Kuansing," tambahnya.

Lebih lanjut secara teknis Rahmat menjelaskan, semua hewan kurban yang masuk ke Riau yang sudah memiliki dokumen surat asal dan kesehatan hewan, tetap dilakukan pemeriksaan ulang di posko check point.

"Sehingga kita pastikan sapi yang masuk sudah mempunyai registrasi kesehatan yang dikeluarkan oleh yang berwenang," paparnya.

Sedangkan untuk hewan kurban dalam daerah, tambah Rahmat, telah memberikan keluasaan kepada peternak untuk melaporkan hewan kurban ke dinas perternakan kabupaten/kota untuk dilakukan pemeriksaan, agar hewan kurban sebelum dijual dipastikan dalam kondisi baik.(rlc)


Berita Lainnya :
  • Wanita di Pekanbaru Nyaris Diperkosa Ponakan Sendiri
  • Ini Sanksi Bagi yang Melanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru
  • Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau
  • Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar
  • Puskesmas Tanah Merah, Inhil Raih Penghargaan Nasional
  • Gubri Panen Ikan Lele dan Buka Pameran UMKM di Kampar
  • PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa Teberau Panjang
  • Gubri Minta Daerah Tak Andalkan Pekanbaru Rawat Pasien Covid-19
  • Pemkab Kampar Percepat Program Usulan Pemekaran 19 Kelurahan/Desa Di 16 kecamatan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan