Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau pada 31 Oktober 2020. <...[read more] "> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau pada 31 Oktober 2020. <" />
Senin, 18 Januari 2021
Follow Us:
Sabtu, 16 Januari 2021 - 20:45 WIB
Korban Tewas Akibat Gempa di Sulbar Jadi 45 Orang
Sabtu, 16 Januari 2021 - 20:38 WIB
Teken Nota Kerjasama Pemkab Siak – BPJS Ketenagakerjaan
Sabtu, 16 Januari 2021 - 20:36 WIB
Kegiatan APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Dilaksanakan
20:36 WIB - Alhamdulilah Tidak Ada Efek Samping | 20:36 WIB - Ulama Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Wafat Sore Tadi | 20:36 WIB - Korban Tewas Akibat Gempa di Sulbar Jadi 45 Orang | 20:36 WIB - Teken Nota Kerjasama Pemkab Siak – BPJS Ketenagakerjaan | 20:36 WIB - Kegiatan APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Dilaksanakan | 20:36 WIB - Disdukcapil Bengkalis Kembali Jalin MoU Bersama Disdik
/ Riau / Pemprov Riau akan Akhiri Status Siaga Darurat Karhutla 31 Oktober /
Pemprov Riau akan Akhiri Status Siaga Darurat Karhutla 31 Oktober
Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:37:03 WIB

PEKANBARU (Bidikonline) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau pada 31 Oktober 2020.

Penghentian status tersebut akan disampaikan dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Riau pada 27 Oktober 2020.

"Status Siaga Darurat Karhutla Riau sesuai SK berakhir sampai 31 Oktober. Dan tidak diperpanjang lagi," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Gafur, Rabu (21/10/2020).

"Nanti tanggal 27 Oktober, hari Selasa depan pak Gubernur akan memimpin rapat pengakhiran Status Siaga Darurat Karhutla Riau di ruang rapat kantor Gubernur," ujarnya.

Jim Gafur mengatakan, pihaknya bersama tim Satgas Karhutla Riau yakni Danrem 031 Wirabima, Polda Riau, KLHK, Satpol PP, Manggala Agni.

"Jadi dalam rapat teraebut disepakati, berdasarkan analisa data BMKG, serta fakta di lapangan, dan saran peserta rapat, maka disepakati diakhiri sampai 31 Oktober," terangnya. 

Alasan lain dihentikan status siaga, tambah Jim Gafur, karena bulan Oktober ini sudah masuk hujan, dan November puncak musim hujan. (MCR)


Berita Lainnya :
  • Alhamdulilah Tidak Ada Efek Samping
  • Ulama Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Wafat Sore Tadi
  • Korban Tewas Akibat Gempa di Sulbar Jadi 45 Orang
  • Teken Nota Kerjasama Pemkab Siak – BPJS Ketenagakerjaan
  • Kegiatan APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Dilaksanakan
  • Disdukcapil Bengkalis Kembali Jalin MoU Bersama Disdik
  • Bupati Kampar Hadiri Harlah PPP ke 48
  • Walikota Pekanbaru Perintahkan Dinas PUPR segera Tangani Banjir
  • Jenazah Putri Penumpang Sriwijaya SJ-18 Diterbangkan ke Pekanbaru Besok
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan