Rasa cemburu berlebihan terkadang bisa mendatangkan amarah yang berakibat fatal, bahkan istri pun bisa dibunuh gara-gara persoalan sepe...[read more] "> Rasa cemburu berlebihan terkadang bisa mendatangkan amarah yang berakibat fatal, bahkan istri pun bisa dibunuh gara-gara persoalan sepe" />
Jum'at, 04 Desember 2020
Follow Us:
22:31 WIB - Di guyur hujan detik-detik inti deklarasi pilkada peduli pemilu anti money politik tetap dilanjutkan | 22:31 WIB - Bupati Inhil : Selamat Bertugas dan Tanamkan Semangat Kerja Keras | 22:31 WIB - Kampar Terima Hibah Pengadaan Sumur Bor Air Bersih Rp.1.5 M | 22:31 WIB - Bupati Kampar Hadiri Rakorwasda Tahun 2020 | 22:31 WIB - Pemkab Kampar Terima Kunjungan Study Komparatif Tim Konflik Sosial kota Padang Panjang | 22:31 WIB - Tutup Pelatihan Merajut; Ketua Dekranasda Minta Dikembangkan lagi di Desa
/ Hukum / Terbakar Api Cemburu, Suami Bunuh Istri yang Lagi Hamil Muda /
Terbakar Api Cemburu, Suami Bunuh Istri yang Lagi Hamil Muda
Kamis, 12 November 2020 - 12:29:38 WIB

Bidikonline - Rasa cemburu berlebihan terkadang bisa mendatangkan amarah yang berakibat fatal, bahkan istri pun bisa dibunuh gara-gara persoalan sepele itu.

Adalah Akhmad Suryo alias Abdul Kohar yang terbakar api cemburu karena selalu dibandingkan dengan masa lalu, dia nekat membunuh istrinya, Siti Anisa, 24, yang sedang hamil lima bulan.

Parahnya, pelaku, Kohar, membunuh dengan cara yang keji, mulai dari membekap hingga membenamkan kepala korban ke air.

“Cekcoknya sudah sejak awal nikah (enam bulan). Ia selalu membahas masa lalu, padahal saya tidak pernah bahas,” kata Kohar di Mapolres Batang seperti dikutip dari PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (11/11).

Puncak kemarahannya terjadi pada Jumat (6/11) malam hingga Sabtu (7/11) pagi.

Emosinya memuncak saat tangannya ditampik saat hendak membangunkan salat subuh pada Sabtu (7/11). Kohar langsung membalas dengan memukul istrinya dua kali dan bekap mulut dan hidungnya pakai kain hingga pingsan.

“Lalu saya bawa ke kamar mandi dan membenamkan kepala ke ember besar berisi air,” ujarnya

Setelah memastikan istrinya meninggal, Kohar berusaha menghilangkan jejak. Ia membuat sang istri seolah-olah overdosis obat dengan meminumukan vitamin janin dicampur minuman kaleng.

Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka menjelaskan kecurigaan petugas saat mendapati hasil autopsi yang janggal. Hasil autopsi menyebut ada bekas pukulan benda tajam di belakang kepala korban.

“Dalam waktu enam jam, jajaran satreskrim Polres Batang behasil menangkap pelaku,” jelasnya.

Pelaku disangka dengan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 44 UU RI no 23/2004 tentang Kekerasan Dalam Runah Tangga. Kedua pasal itu memuat ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (rsc)


Berita Lainnya :
  • Di guyur hujan detik-detik inti deklarasi pilkada peduli pemilu anti money politik tetap dilanjutkan
  • Bupati Inhil : Selamat Bertugas dan Tanamkan Semangat Kerja Keras
  • Kampar Terima Hibah Pengadaan Sumur Bor Air Bersih Rp.1.5 M
  • Bupati Kampar Hadiri Rakorwasda Tahun 2020
  • Pemkab Kampar Terima Kunjungan Study Komparatif Tim Konflik Sosial kota Padang Panjang
  • Tutup Pelatihan Merajut; Ketua Dekranasda Minta Dikembangkan lagi di Desa
  • ASN Pemprov Riau Diajak Doakan Gubri Agar Cepat Sembuh
  • Wagubri Hadiri Pelantikan Pengurus Hebitren Riau
  • Rehabilitasi Mangrove Libatkan Kelompok Tani Kawasan Pesisir
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan