Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menangkap tiga pelaku perdagangan gading gajah di Jalan Lintas P...[read more] "> Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menangkap tiga pelaku perdagangan gading gajah di Jalan Lintas P" />
Jum'at, 04 Desember 2020
Follow Us:
22:31 WIB - Di guyur hujan detik-detik inti deklarasi pilkada peduli pemilu anti money politik tetap dilanjutkan | 22:31 WIB - Bupati Inhil : Selamat Bertugas dan Tanamkan Semangat Kerja Keras | 22:31 WIB - Kampar Terima Hibah Pengadaan Sumur Bor Air Bersih Rp.1.5 M | 22:31 WIB - Bupati Kampar Hadiri Rakorwasda Tahun 2020 | 22:31 WIB - Pemkab Kampar Terima Kunjungan Study Komparatif Tim Konflik Sosial kota Padang Panjang | 22:31 WIB - Tutup Pelatihan Merajut; Ketua Dekranasda Minta Dikembangkan lagi di Desa
/ Hukum / Polda Riau Bekuk 3 Pelaku Perdagangan Gading Gajah /
Polda Riau Bekuk 3 Pelaku Perdagangan Gading Gajah
Jumat, 13 November 2020 - 13:26:01 WIB

PEKANBARU (Bidikonline) - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menangkap tiga pelaku perdagangan gading gajah di Jalan Lintas Pekanbaru-Taluk Kuantan, Desa Jake Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (11/11/2020).

Ketiga pelaku berinisial YP (52) warga Jambi sekaligus pemilik gading dan merupakan seorang PNS, YS (52) perantara dan WG (68) merupakan calon pembeli gading tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 gading gajah sumatera dengan ukuran panjang masing-masing 82 cm dan 85 cm yang terdapat ukiran.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang didampingi Dir Reskrimsus Kombes Pol Andri Sudarmaji, Kabid Humas Kombes Pol Sunarto dan petugas dari BKSDA mengatakan, pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat dalam pengungkapan kasus perdagangan gading gajah.

"Ketiga pelaku tersebut mempunyai peran masing-masing. YP sebagai pemilik gading gajah, YS sebagai perantara dan WG sebagai pembeli," ujar Agung.

Saat ini penyidik Direskrimsus masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka perdagangan satwa yang dilindungi ini.

Para tersangka ini mengakui baru pertama kali bertransaksi gading gajah.

"Motif perdagangan gading gajah ini diduga dilakukan oleh pelaku untuk mencari keuntungan karena nilai ekonomi yang tinggi. Melihat gading gajah yang sudah diukir ini, kemungkinan gajah tersebut sudah lama mati," pungkasnya.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Di guyur hujan detik-detik inti deklarasi pilkada peduli pemilu anti money politik tetap dilanjutkan
  • Bupati Inhil : Selamat Bertugas dan Tanamkan Semangat Kerja Keras
  • Kampar Terima Hibah Pengadaan Sumur Bor Air Bersih Rp.1.5 M
  • Bupati Kampar Hadiri Rakorwasda Tahun 2020
  • Pemkab Kampar Terima Kunjungan Study Komparatif Tim Konflik Sosial kota Padang Panjang
  • Tutup Pelatihan Merajut; Ketua Dekranasda Minta Dikembangkan lagi di Desa
  • ASN Pemprov Riau Diajak Doakan Gubri Agar Cepat Sembuh
  • Wagubri Hadiri Pelantikan Pengurus Hebitren Riau
  • Rehabilitasi Mangrove Libatkan Kelompok Tani Kawasan Pesisir
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan