Melalui rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), DPRD...[read more] "> Melalui rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), DPRD" />
Jum'at, 04 Desember 2020
Follow Us:
22:31 WIB - Di guyur hujan detik-detik inti deklarasi pilkada peduli pemilu anti money politik tetap dilanjutkan | 22:31 WIB - Bupati Inhil : Selamat Bertugas dan Tanamkan Semangat Kerja Keras | 22:31 WIB - Kampar Terima Hibah Pengadaan Sumur Bor Air Bersih Rp.1.5 M | 22:31 WIB - Bupati Kampar Hadiri Rakorwasda Tahun 2020 | 22:31 WIB - Pemkab Kampar Terima Kunjungan Study Komparatif Tim Konflik Sosial kota Padang Panjang | 22:31 WIB - Tutup Pelatihan Merajut; Ketua Dekranasda Minta Dikembangkan lagi di Desa
/ Pekanbaru / KUA PPAS APBD Pekanbaru 2021 Disepakati Rp2,597 Triliun /
KUA PPAS APBD Pekanbaru 2021 Disepakati Rp2,597 Triliun
Jumat, 20 November 2020 - 09:47:36 WIB

PEKANBARU (Bidikonline) - Melalui rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), DPRD Kota Pekanbaru dan Pemko Pekanbaru, menyepakati APBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2021 sebesar Rp 2,597 Triliun.

Rapat paripurna tersebut berlangsung dengan tetap menjaga protokol kesehatan, Rabu (18/11) sore, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pekanbaru.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS didampingi Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Ginda Burnama dan Nofrizal.

Sementara dari Pemko Pekanbaru hadir langsung Wali kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, MT, Pj Sekdako Pekanbaru, M Jamil MSi, Kepala BPKAD Syoffaizal, Kepala Dinas PUPR Indrapomi, Kepala Bagian Humas Mas Irba Sulaiman dan pejabat lainnya.

Wali kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, MT, mengatakan, anggaran yang baru saja disepakati dalam rancangan APBD ini bila dibandingkan dengan APBD Tahun anggaran 2020 sebesar Rp 2,613 triliun mengalami pengurangan sebesar Rp 16,068 Miliar atau 0,61 persen.

"Pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan porsi yang paling besar dalam APBD kita. Kemudian infrastruktur, bagaimana kita bersinergi dengan program strategis nasional," kata Walikota.

KUA PPAS yang disepakati dan ditandatangani pada hari ini, secara periodik per triwulan akan di evaluasi oleh pihaknya. Dan soal anggaran penanganan Covid-19 juga di anggarkan dalam APBD 2021.

"Meski lebih kecil tapi tetap masih ada, sekitar 60 persen dari sebelumnya," jelas Walikota.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS, menyebutkan, kesepakatan MoU KUA-PPAS, sudah sesuai pembahasan yang dilakukan pihaknya secara maraton.

"Angka yang disepakati sudah kita sesuaikan dengan RKPD tahun lalu. Lebih turun dan angkanya lebih rasional," katanya.(adv)



Berita Lainnya :
  • Di guyur hujan detik-detik inti deklarasi pilkada peduli pemilu anti money politik tetap dilanjutkan
  • Bupati Inhil : Selamat Bertugas dan Tanamkan Semangat Kerja Keras
  • Kampar Terima Hibah Pengadaan Sumur Bor Air Bersih Rp.1.5 M
  • Bupati Kampar Hadiri Rakorwasda Tahun 2020
  • Pemkab Kampar Terima Kunjungan Study Komparatif Tim Konflik Sosial kota Padang Panjang
  • Tutup Pelatihan Merajut; Ketua Dekranasda Minta Dikembangkan lagi di Desa
  • ASN Pemprov Riau Diajak Doakan Gubri Agar Cepat Sembuh
  • Wagubri Hadiri Pelantikan Pengurus Hebitren Riau
  • Rehabilitasi Mangrove Libatkan Kelompok Tani Kawasan Pesisir
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan