Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan had...[read more] "> Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan had" />
Rabu, 20 Januari 2021
Follow Us:
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:23 WIB
Lampung Utara Menjadi Zona Merah Covid-19
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:25 WIB
Pekanbaru Sudah Dimekarkan Menjadi 15 Kecamatan
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:22 WIB
Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19
14:22 WIB - Sekda Siak Arfan Usman Kunjungi SMA N 1 Siak | 14:22 WIB - Satres Narkoba Polres Lampung Utara Amankan Pelaku Penyalahguna Narkoba | 14:22 WIB - Lampung Utara Menjadi Zona Merah Covid-19 | 14:22 WIB - Pekanbaru Sudah Dimekarkan Menjadi 15 Kecamatan | 14:22 WIB - Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19 | 14:22 WIB - 72 Nakes Pemko Pekanbaru Sudah Divaksin
/ Hukum / KPK Tetapkan Edhy Prabowo sebagai Tersangka /
KPK Tetapkan Edhy Prabowo sebagai Tersangka
Kamis, 26 November 2020 - 14:14:18 WIB

JAKARTA (Bidikonline) - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha, atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

"KPK menetapkan total 7 orang tersangka dalam kasus ini. EP (Edhy Prabowo) sebagai penerima," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (25/11/2020) malam pukul 23.45 WIB.

Edhy tampak mengenakan jaket tahanan KPK berwarna orange bersama 4 tersangka lainnya.

Seperti diketahui, Edhy ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu dini hari.

Edhy ditangkap bersama istri dan sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan sepulangnya dari kunjungan kerja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, KPK juga menangkap sejumlah pihak lain di Jakarta dan Depok.

"Jumlah yang diamankan petugas KPK seluruhnya saat ini 17 orang, di antaranya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan beserta istri dan beberapa pejabat di KKP. Di samping itu juga beberapa orang pihak swasta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu siang.

Total 7 tersangka

Selain Edhy, enam tersangka lainnya yaitu, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Andreau Pribadi Misata, dan seorang bernama Amiril Mukminin.

Mereka ditetapkan sebagai penerima suap.

Kemudian, seorang tersangka lagi bernama Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito disangkakan sebagai pemberi suap.

Para tersangka penerima suap disangka melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan, tersangka pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.(rsc)


Berita Lainnya :
  • Sekda Siak Arfan Usman Kunjungi SMA N 1 Siak
  • Satres Narkoba Polres Lampung Utara Amankan Pelaku Penyalahguna Narkoba
  • Lampung Utara Menjadi Zona Merah Covid-19
  • Pekanbaru Sudah Dimekarkan Menjadi 15 Kecamatan
  • Vaksin Sinovac Sangat Dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas Covid-19
  • 72 Nakes Pemko Pekanbaru Sudah Divaksin
  • Wali Kota: Sinovac Cocok dengan Iklim Tropis
  • Pemkab Inhil Adakan Rapat Terkait SAKIP
  • Bank Riau Kepri Serahkan CSR ke Pemkab Inhil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan