Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tembilahan melakukan pemusnahan barang ilegal senilai Rp 18,7 miliar, Kamis (26/1...[read more] "> Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tembilahan melakukan pemusnahan barang ilegal senilai Rp 18,7 miliar, Kamis (26/1" />
Sabtu, 16 Januari 2021
Follow Us:
12:54 WIB - Kampar mulai lakukan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kuok | 12:54 WIB - Presiden Turki Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac China | 12:54 WIB - Pemko Pekanbaru harus Gencar Sosialisasi Pemekaran Kecamatan | 12:54 WIB - Hari Ini Giliran Nakes di Pekanbaru Disuntik Vaksin Covid-19 | 12:54 WIB - Arsenal Vs Crystal Palace Tanpa Pemenang 3 menit | 12:54 WIB - Gempa Sulbar M 6,2: Tiga Tewas, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk
/ Indragiri Hilir / Barang Ilegal Senilai Rp18,7 Miliar di Inhil Dimusnahkan /
Barang Ilegal Senilai Rp18,7 Miliar di Inhil Dimusnahkan
Kamis, 26 November 2020 - 14:21:12 WIB

INHIL (Bidikonline) - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tembilahan melakukan pemusnahan barang ilegal senilai Rp 18,7 miliar, Kamis (26/11/2020) pagi.

Adapun barang-barang hasil penindakan dimaksud berupa, Rokok ilegal sebanyak 24.986.496 batang, Minuman keras sebanyak 422 kaleng, Handphone illegal sebanyak 67 pcs, Produk minuman ringan sebanyak 360 kaleng: Sepatu bekas sebanyak 93 bale, Barang Larangan Pembatasan lainnya 188 pcs.

Total nilai barang yang dimusnahkan diperkirakan mencapai Rp. 18,7 Milyar, sedangkan potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan sebesar Rp. 19,2 Milyar.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf menyebut bahwa kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) ini merupakan hasil penindakan dari tahun 2018 – 2020, yang berasal dari 105 kali penindakan terhadap barang yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Pemusnahan dilakukan setelah mendapat persetujuan pemusnahan dari Menteri Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

"Dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator dan industrial assistance, maka peran pengawasan menjadi hal yang vital untuk mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan perekonomian nasional," Sebutnya.

Lanjutnya, Ari menjelaskan bahwa barang ilegal selain menimbulkan kerugian materil bagi negara, akan tetapi juga menimbulkan dampak nonmateriil, berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negeri, dampak Kesehatan maupun dampak sosial termasuk juga tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen atau masyarakat.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi DJBC untuk bergerak seimbang antara pengawasan dan pelayanan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Kepabeanan dan Cukai.

"Bea Cukai Tembilahan berharap ke depannya kesadaran masyarakat dapat meningkat terhadap bahaya dan kerugian yang dialami negara dengan adanya transaksi jual dan beli rokok illegal maupun barang-barang yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Karena dari sisi pendapatan negara dalam APBN, porsi penerimaan dari sektor perpajakan," Jelasnya.

Terakhir, Ari menyebutkan bahwa dalam hal ini dari Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai merupakan unsur dominan. Dalam APBN 2020 ini sebesar 1.699,9 Triliun pendapatan negara ditargetkan dari sektor perpajakan (82,6%), selain d PNBP dan pendapatan hibah.

"Pendapatan negara inilah yang dalam APBN dialokasikan untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, termasuk di dalamnya untuk anggaran Kesehatan, Pendidikan, infrastruktur, pertahanan dan keamanan, subsidi dan bantuan social, belanja Gaji pegawai pemerintah, serta Transfer ke daerah dan Dana desa," ungkapnya. (rlc)


Berita Lainnya :
  • Kampar mulai lakukan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kuok
  • Presiden Turki Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac China
  • Pemko Pekanbaru harus Gencar Sosialisasi Pemekaran Kecamatan
  • Hari Ini Giliran Nakes di Pekanbaru Disuntik Vaksin Covid-19
  • Arsenal Vs Crystal Palace Tanpa Pemenang 3 menit
  • Gempa Sulbar M 6,2: Tiga Tewas, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk
  • Bupati dan Forkompinda Kuansing Siap Disuntik
  • Polres Bengkalis Bekuk Tujuh Pelaku Judi Ikan-ikan
  • SAT Resnarkoba Polres Pelalawan Amankan Terduga Pengedar Narkotika
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan