Kepala Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification (Inafis) Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto mengungkapkan, tiga korban kecelaka...[read more] "> Kepala Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification (Inafis) Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto mengungkapkan, tiga korban kecelaka" />
Minggu, 28 Februari 2021
Follow Us:
23:09 WIB - Bupati Kampar Hadiri Pisah Sambut Kajari Kampar | 23:09 WIB - Siti Aisyah Nakhodai TP PKK Bengkalis | 23:09 WIB - Bupati dan Wakil Bupati Meranti Disambut Hangat Sekdakab Meranti, Forkopimda dan Masyarakat | 23:09 WIB - CSIS: Kartu Prakerja dan UU Ciptaker Solusi yang Melengkapi | 23:09 WIB - Kapolres Inhil dan Istri Bersama Jajarannya Divaksin Covid-19 | 23:09 WIB - Komplotan Pencuri Mobil dan Motor Diringkus Polisi Pekanbaru
/ Nasional / Tiga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi /
Tiga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi
Selasa, 12 Januari 2021 - 22:55:49 WIB
Jakarta (Bidikonline)  - Kepala Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification (Inafis) Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto mengungkapkan, tiga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 teridentifikasi. Mereka terkonfirmasi setelah tim memvalidasi bagian tubuh korban di empat kantong jenazah.

"Ada tiga korban yang kami identifikasi dari empat kantong mayat yang diperiksa, ternyata satu kantong mayat itu bagian satu tubuh sehingga tiga yang kami periksa," kata Hudi saat jumpa pers soal Sriwijaya Air di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021).

Tiga korban yang teridentifikasi, antara lain Asy Habul Yamin dengan nomor kantong temuan 0072 dan 0029. Keduanya adalah satu bagian yang ditemukan terpisah dan teridentifikasi memiliki identitas yang sama dari hasil pencocokan.

"Jadi ada dua bagian tubuh yang merupakan satu kesatuan. Korban kelahiran Sintang, 31 Mei 1984, pria, dan beragama Islam, tinggal di Pesanggrahan, dengan nomor manifes 40," jelas Hudi.

Hudi melanjutkan, korban kedua yang teridentifikasi adalah bagian tubuh yang diletakkan di kantong jenazah bernomor 0020. Dia adalah Fadli Satrianto. Berjenis kelamin pria, kelahiran Surabaya 6 Desember 1982, beragama Islam. Alamat, Teluk Penanjung, Flamboyan Jawa Timur, terdaftar dengan nomor manifest 31.

"Ini adalah co-pilot Sriwijaya. Kami sudah perbandingkan sidik jarinya dengan e-KTP, telunjuk korban ini cocok," ungkap Hudi.

Korban ketiga yang teridentifkasi, bernama Khasanah dari nomor kantong jenazah 0040. Memiliki tempat tanggal lahir Lamongan 28 Desember 1970. Berjenis kelamin perempuan, bergama Islam, beralamat di Gang Lentoro Jalur III, RT 05/05, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat.

"Korban terdaftar sebagai penumpang dengan nomor manifest 28. Ini juga sudah kami perbandingan sidik jarinya, jempol kanan antara yang ada di e-KTP dengan bagian tubuh dari kantung mayat tersebut. Kita temukan 12 titik kesamaan, sehingga bisa dinyatakan itu adalah identik," Hudi menandasi soal identifikasi korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182. (liputan6)


Berita Lainnya :
  • Bupati Kampar Hadiri Pisah Sambut Kajari Kampar
  • Siti Aisyah Nakhodai TP PKK Bengkalis
  • Bupati dan Wakil Bupati Meranti Disambut Hangat Sekdakab Meranti, Forkopimda dan Masyarakat
  • CSIS: Kartu Prakerja dan UU Ciptaker Solusi yang Melengkapi
  • Kapolres Inhil dan Istri Bersama Jajarannya Divaksin Covid-19
  • Komplotan Pencuri Mobil dan Motor Diringkus Polisi Pekanbaru
  • Wako dan Wawako Dumai Gelar Ramah Tamah Bersama Legislator
  • Penegakan Prokes Covid-19 di Inhil Terus Dilakukan
  • Panglima TNI Dan Kapolri Bakar Semangat Satgas Nemangkawi
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan