Tiga orang meninggal dunia dan sejumlah bangunan hancur pascagempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari....[read more] "> Tiga orang meninggal dunia dan sejumlah bangunan hancur pascagempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari." />
Senin, 08 Maret 2021
Follow Us:
13:58 WIB - Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT | 13:58 WIB - Jokowi Perintahkan BPPT Gunakan Teknologi Pulihkan Ekonomi RI | 13:58 WIB - Ketua TP PKK Misnarni Syamsuar Hadiri Pembukaan Rakernas IX | 13:58 WIB - Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Main Mancis dalam Rumah | 13:58 WIB - Polisi Buru 2 Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Humas Kejati Riau | 13:58 WIB - Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
/ Lintas Nusantara / Gempa Sulbar M 6,2: Tiga Tewas, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk /
Gempa Sulbar M 6,2: Tiga Tewas, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk
Jumat, 15 Januari 2021 - 12:52:34 WIB

BIDIKONLINE 
- Tiga orang meninggal dunia dan sejumlah bangunan hancur pascagempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari. BPBD Kabupaten Mamuju turut mencatat 24 orang lainnya luka-luka.

Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat. Jaringan listrik masih padam pascagempa.

"Kantor Gubernur Sulbar rubuh," ujar warga Mamuju, Carli membenarkan, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (15/1).

Sementara itu, BPBD Majene menginformasikan gempa membuat longsor di tiga titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju. sebanyak 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (RB) dan 1 Kantor danramil Malunda (RB).

Sejumlah warga di Kabupaten Majene menginformasikan warganya merasakan gempa kuat selama 5 hingga 7 detik. Gempa yang berpusat 6 km timur laut Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) membuat para warga panik. Kepanikan membuat mereka keluar rumah.

Laporan yang diterima Pusat Pengendali Operasi BNPB pada dini hari tadi menyebutkan masyarakat masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan.

Guncangan serupa dirasakan warga Kabupaten Polewali Mandar. BPBD setempat menginformasikan gempa dirasakan warga cukup kuat sekitar 5 hingga 7 detik. Guncangan memicu kepanikan hingga keluar rumah.

Berdasarkan analisis peta guncangan BMKG yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M6,2 ini memicu kekuatan guncangan IV - V MMI di Majene, III MMI di Palu, Sulawesi Tengah dan II MMI di Makasar, Sulawesi Selatan.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan parameter gempa terjadi pada pukul 01.28 WIB yang berpusat 6 km timur laut Majene. Pusat gempa memiliki kedalaman 10 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT
  • Jokowi Perintahkan BPPT Gunakan Teknologi Pulihkan Ekonomi RI
  • Ketua TP PKK Misnarni Syamsuar Hadiri Pembukaan Rakernas IX
  • Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Main Mancis dalam Rumah
  • Polisi Buru 2 Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Humas Kejati Riau
  • Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
  • 8 Persen APBD 2021 Pekanbaru Direfocusing untuk Penanganan Covid-19
  • Pemkab Kuansing Diminta Cegah dan Tindak Prostitusi Online
  • Bersama Bupati, Ketua PWI Pelalawan Tinjau Lokasi Lahan Kantor PWI
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan