Jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar) sudah mencapai 45 orang hingga Sabtu (16/1/2021) pagi. Jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar) sudah mencapai 45 orang hingga Sabtu (16/1/2021) pagi.
Senin, 08 Maret 2021
Follow Us:
13:58 WIB - Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT | 13:58 WIB - Jokowi Perintahkan BPPT Gunakan Teknologi Pulihkan Ekonomi RI | 13:58 WIB - Ketua TP PKK Misnarni Syamsuar Hadiri Pembukaan Rakernas IX | 13:58 WIB - Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Main Mancis dalam Rumah | 13:58 WIB - Polisi Buru 2 Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Humas Kejati Riau | 13:58 WIB - Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
/ Lintas Nusantara / Korban Tewas Akibat Gempa di Sulbar Jadi 45 Orang /
Korban Tewas Akibat Gempa di Sulbar Jadi 45 Orang
Sabtu, 16 Januari 2021 - 20:45:03 WIB
JAKARTA (Bidikonline) - Jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar) sudah mencapai 45 orang hingga Sabtu (16/1/2021) pagi.

''Hingga pagi ini total 45 meninggal dunia, yakni 36 di Mamuju dan 9 orang di Majene,'' kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarna Mamuju, Saidar, Sabtu pagi, seperti dikutip dari tribunnews.com,

Dituturkan Saidar, diperkirakan sebanyak 2.000 orang mengungsi ke 5 titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Sarana dan prasarana yang diturunkan, papara Saidar, ada 11 rescue car, 9 truck personil, 19 motor trail, 1 kapal SAR, dan 3 RB juga 1 mobil komunikasi.

Dikutip dari CNN Indonesia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, pihaknya telah mendapatkan sejumlah informasi terkait kebutuhan korban gempa di Mamuju dan Majene, mulai dari obat-obatan, perlengkapan operasi bagi korban yang terluka parah dan patah tulang, serta sejumlah vitamin.

Sebelumnya, gempa kuat melanda Mamuju dan Majene selama dua hari berturut-turut. Gempa pertama terjadi pada Kamis, 14 Januari sekitar pukul 14.30 Wita dengan magnitudo 5,9. Gempa kedua mengguncang tanah Sulawesi Barat dan beberapa provinsi tetangga dengan magnitudo 6,2 pada Jumat ,15 Januari, sekitar pukul 02.28 Wita.

Ketua Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, gempa pertama di Mamuju dan Majene menimbulkan skala intensitas getaran sebesar V - VI MMI di Majene dan IV - V MMI di Mamuju. Sementara, gempa kedua menimbulkan skala intensitas sebesar V - VI di Majene dan Mamuju.

Getaran gempa terasa hingga beberapa daerah di Sulawesi, antara lain Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara, Palu, dan Mamasa dengan skala intensitas sebesar III - IV MMI. ''Artinya benda-benda terpelanting,'' kata Dwikorita dalam konferensi pers yang digelar BMKG pada Jumat (15/1/2021). (gsc)


Berita Lainnya :
  • Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT
  • Jokowi Perintahkan BPPT Gunakan Teknologi Pulihkan Ekonomi RI
  • Ketua TP PKK Misnarni Syamsuar Hadiri Pembukaan Rakernas IX
  • Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Main Mancis dalam Rumah
  • Polisi Buru 2 Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Humas Kejati Riau
  • Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
  • 8 Persen APBD 2021 Pekanbaru Direfocusing untuk Penanganan Covid-19
  • Pemkab Kuansing Diminta Cegah dan Tindak Prostitusi Online
  • Bersama Bupati, Ketua PWI Pelalawan Tinjau Lokasi Lahan Kantor PWI
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan