Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyatakan peminat yang berniat mengikuti Program Kartu Prakerja 2021 bisa membuat akun melalu...[read more] "> Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyatakan peminat yang berniat mengikuti Program Kartu Prakerja 2021 bisa membuat akun melalu" />
Rabu, 03 Maret 2021
Follow Us:
23:50 WIB - Airlangga: Ekonomi Indonesia Sudah On The Track | 23:50 WIB - Inalillahi, Artis Rina Gunawan Meninggal Dunia | 23:50 WIB - Pemko Siap Bersinergi dengan Imigrasi Dukung Kegiatan Strategis Pemerintah | 23:50 WIB - Kasmarni Buka Musrenbang Kecamatan Pinggir | 23:50 WIB - Ketua TP PKK Kota Dumai Bagikan Masker di Pasar Senggol | 23:50 WIB - Sekda Arfan Usman Ikuti HUT Damkar ke 102 Tahun, Tingkat Nasional
/ Nasional / Cara Buat Akun Kartu Prakerja 2021 /
Cara Buat Akun Kartu Prakerja 2021
Senin, 22 Februari 2021 - 17:33:38 WIB
JAKARTA (Bidikonline) - Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyatakan peminat yang berniat mengikuti Program Kartu Prakerja 2021 bisa membuat akun melalui situs  www.prakerja.go.id  mulai Minggu (21/2) kemarin.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan pembuatan akun bisa dilakukan meski gelombang 12 belum dibuka.

"Bagi mereka yang sudah memiliki akun di 2020 tetapi belum lolos seleksi bisa melakukan pembaharuan akun andaikata ada data yang berubah. Pembukaan proses seleksi gelombang 12 akan kami umumkan kemudian," ujarnya dalam keterangan tertulis seperti dikutip Senin (22/2).

Tapi, sebelum membuka akun, ia mengatakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi calon peserta.

Mengutip laman resmi prakerja.go.id, ada beberapa syarat mengikuti program Kartu Prakerja.

Pertama, calon peserta merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Kedua, calon peserta harus berusia minimal 18 tahun.

Ketiga, calon tidak sedang menempuh pendidikan formal.

"Kamu bisa mendaftar Kartu Prakerja jika kamu adalah pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil," kata informasi yang dikutip dari laman tersebut.

Setelah memenuhi syarat tersebut, berikut cara pendaftaran yang hanya dilakukan melalui situs resmi www.prakerja.go.id.

Pertama, membuat akun melalui laman www.prakerja.go.id. Setelah berhasil mendaftar akun dan login ke akun, peserta akan masuk ke dashboard akun. Pada bagian verifikasi KTP, peserta harus mengisi NIK, nomor KK dan tanggal lahir, lalu klik tombol berikutnya.

Kedua, setelah lolos verifikasi NIK, peserta diminta untuk melengkapi data diri dan mengunggah foto KTP. Selanjutnya, peserta diminta untuk melakukan verifikasi nomor handphone.

"Masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke nomor handphone kamu. Lalu, klik verifikasi," tulis informasi tersebut.

Ketiga, peserta diminta untuk mengisi sejumlah pernyataan.

Keempat, calon peserta akan mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi dan potensi yang dimiliki calon peserta.

Setelah mengisi tes, hasil tes akan dievaluasi oleh pihak PMO.

"Pendaftaran kamu sedikit lagi selesai dan kamu tinggal ikut seleksi gelombang. Pilih gelombang yang kamu inginkan disesuaikan dengan domisili kamu, lalu klik gabung," tulis informasi tersebut.

Setelah mengisi gelombang, akan muncul persetujuan Kartu Prakerja yang berisi beberapa pernyataan. Peserta harus klik kolom saya menyetujui untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya.

Kelima, pengumuman peserta yang diterima.

Keenam, peserta yang lolos bisa memilih jenis pelatihan melalui platform digital mitra kartu prakerja. Saat ini, pemerintah menggandeng 7 mitra platform digital seperti Tokopedia, Kementerian Ketenagakerjaan, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, dan Pijar.

Ketujuh, peserta mengikuti pelatihan daring sesuai pilihan. Kedelapan, usai merampungkan pelatihan, setiap peserta akan diberikan sertifikat elektronik.

Kesembilan, peserta akan menerima insentif pasca penuntasan pelatihan sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Insentif itu diberikan secara non tunai melalui rekening bank atau dompet elektronik pilihan peserta. Khusus untuk dompet digital, pemerintah telah bekerja sama dengan Gopay, LinkAja, OVO, dan Dana. (rsc)

Sumber Berita :cnnindonesia.com



Berita Lainnya :
  • Airlangga: Ekonomi Indonesia Sudah On The Track
  • Inalillahi, Artis Rina Gunawan Meninggal Dunia
  • Pemko Siap Bersinergi dengan Imigrasi Dukung Kegiatan Strategis Pemerintah
  • Kasmarni Buka Musrenbang Kecamatan Pinggir
  • Ketua TP PKK Kota Dumai Bagikan Masker di Pasar Senggol
  • Sekda Arfan Usman Ikuti HUT Damkar ke 102 Tahun, Tingkat Nasional
  • Kampar Terima Penghargaan Pelayanan KB MKJP Terbaik Tingkat Provinsi Riau
  • Bupati Kampar Pimpin Rapat Akhir Persiapan Pelaksanaan MTQ Ke 51
  • Ratusan Personel Polres Rohul Jalani Vaksinasi Covid-19
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan