Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan terus melanjutkan program Prakerja pada 2021 dengan target 2,7 juta pese...[read more] "> Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan terus melanjutkan program Prakerja pada 2021 dengan target 2,7 juta pese" />
Senin, 08 Maret 2021
Follow Us:
13:58 WIB - Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT | 13:58 WIB - Jokowi Perintahkan BPPT Gunakan Teknologi Pulihkan Ekonomi RI | 13:58 WIB - Ketua TP PKK Misnarni Syamsuar Hadiri Pembukaan Rakernas IX | 13:58 WIB - Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Main Mancis dalam Rumah | 13:58 WIB - Polisi Buru 2 Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Humas Kejati Riau | 13:58 WIB - Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
/ Nasional / Pemerintah Buka Kuota 600.000 Peserta Program Prakerja /
Pemerintah Buka Kuota 600.000 Peserta Program Prakerja
Selasa, 23 Februari 2021 - 23:41:24 WIB
JAKARTA (Bidikonline)- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan terus melanjutkan program Prakerja pada 2021 dengan target 2,7 juta peserta pada 6 bulan pertama 2021.

Untuk gelombang pertama tahun ini atau gelombang 12 akan menargetkan 600.000 peserta.

Adapun target pada Semester I-2021 adalah 2,7 juta peserta.

"Gelombang 12 akan dibuka dengan kuota 600.000 peserta, dan target 2,7 juta penerima dapat didanai dengan anggaran Rp 10 triliun," ujar Airlangga dalam konferensi pers hari ini, Selasa (23/2/2021).

Airlangga menambahkan pada program Kartu Prakerja di Semester I-2021 akan menggunakan metode semi bansos dan besaran bantuan pelatihan Rp 1 juta, insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu tiap bulannya selama 4 bulan dengan total insentif pasca pelatihan sebesar Rp 2,4 juta.

Peserta juga mendapatkan insentif survei Rp 50 ribu tiap satu kali survey sebanyak 3 kali survey dengan total insentif survei sebesar Rp 150 ribu.

Menko menjelaskan bahwa persyaratan untuk dapat menerima Kartu Prakerja, sama dengan tahun 2020 yaitu WNI, 18 tahun ke atas, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Program ini ditujukan kepada pencari kerja, penganggur, pekerja dan wirausaha.

"Kami juga mengajak para Pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan dan para Pelaku Usaha Mikro maupun Kecil (UMK) yang tutup usaha karena dampak pandemi Covid-19 untuk bisa mendaftarkan diri dalam program Kartu Prakerja," ujar Airlangga.

Selain itu, Penerima Kartu Prakerja tidak dapat diberikan (blacklist) kepada pejabat negara, TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, Kepala Desa dan Perangkat Desa, dan Pejabat BUMN/BUMD. (rsc)

Sumber Berita: cnbcindonesia.com



Berita Lainnya :
  • Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT
  • Jokowi Perintahkan BPPT Gunakan Teknologi Pulihkan Ekonomi RI
  • Ketua TP PKK Misnarni Syamsuar Hadiri Pembukaan Rakernas IX
  • Bocah 3 Tahun Tewas Akibat Main Mancis dalam Rumah
  • Polisi Buru 2 Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Humas Kejati Riau
  • Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
  • 8 Persen APBD 2021 Pekanbaru Direfocusing untuk Penanganan Covid-19
  • Pemkab Kuansing Diminta Cegah dan Tindak Prostitusi Online
  • Bersama Bupati, Ketua PWI Pelalawan Tinjau Lokasi Lahan Kantor PWI
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan