Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) telah memfasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mem...[read more] "> Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) telah memfasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mem" />
Jum'at, 23 April 2021
Follow Us:
22:20 WIB - Minggu Depan Aktivis GAMARI Kirim Surat Pengaduan ke Pidsus Kejati Riau | 22:20 WIB - Ketua PC Muslimat NU Pelalawan Mengikuti Riyadhoh dan Doa Bersama | 22:20 WIB - Kapolres Lampung Utara Kukuhkan 5 Polsek Baru di Jajarannya | 22:20 WIB - DPRD Lampura Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2020 | 22:20 WIB - Pemkab Siak Terima SAKIP Award Dari Kemenpan RB | 22:20 WIB - Tinjau Bangunan IPA Baja Indoor di Siak, ini Kata Yudha
/ Pekanbaru / Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan /
Belum Ada Kesepakatan,
Pemprov dan Pemko Pekanbaru akan Bahas Kembali Pasar Cik Puan
Senin, 08 Maret 2021 - 13:57:34 WIB
PEKANBARU (Bidikonline) - Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) telah memfasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membahas terkait mangkraknya Pasar Cik Puan Pekanbaru.

Namun dari pertemuan itu belum ada kesepakatan antar keduanya. Karena itu KPK menganjurkan Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru membahas kembali persoalan pasar tersebut.

"KPK menyarankan agar Pasar Cik Puan diselesaikan antar dua daerah secepatnya," kata Pelaksana Tugas (Plh) Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy kepada CAKAPLAH.com, Senin (8/3/2021).

Karena itu, Masrul mengatakan, pihaknya akan merembukkan kembali rencana Pemko Pekanbaru membangun Pasar Cik Puan yang mangkrak bertahun-tahun.

"Kita akan bahas lagi rencana mereka (Pemko Pekanbaru) seperti apa. Kalau kita dari awal sesuai keinginan pedagang disana agar Pasar Cik Puan dijadikan pasar tradisional. Jadi kesepakatan itu yang akan kita minta dari Pemko Pekanbaru," terangnya.

Menurutnya, Pemprov Riau sebagai pemilik lahan Pasar Cik Puan dan Pemko Pekanbaru sebagai pemilik wilayah perlu mengkaji matang rencana pembangunan pasar tersebut.

"Karena kalau dibangun pasar modern dengan pihak ketiga apakah masyarakat pedagang mampu membayar sewa. Karena pedagang menginginkan pasar tradisional. Jadi itu perlu menjadi pertimbangan kita dalam pembahasan selanjutnya," cakapnya. (ckp)


Berita Lainnya :
  • Minggu Depan Aktivis GAMARI Kirim Surat Pengaduan ke Pidsus Kejati Riau
  • Ketua PC Muslimat NU Pelalawan Mengikuti Riyadhoh dan Doa Bersama
  • Kapolres Lampung Utara Kukuhkan 5 Polsek Baru di Jajarannya
  • DPRD Lampura Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2020
  • Pemkab Siak Terima SAKIP Award Dari Kemenpan RB
  • Tinjau Bangunan IPA Baja Indoor di Siak, ini Kata Yudha
  • Pelaksanaan Program Kegiatan ADD, dan DD Desa Ogan Jaya
  • DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Laporan Banggar dan LKPJ Tahun Anggaran 2020
  • Bupati Siak Lantik Bapekam Perawang Barat dan PAW Pinang Sebatang Barat
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan