Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan-lahan mulai terungkap...[read more] "> Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan-lahan mulai terungkap" />
Jum'at, 23 April 2021
Follow Us:
22:20 WIB - Minggu Depan Aktivis GAMARI Kirim Surat Pengaduan ke Pidsus Kejati Riau | 22:20 WIB - Ketua PC Muslimat NU Pelalawan Mengikuti Riyadhoh dan Doa Bersama | 22:20 WIB - Kapolres Lampung Utara Kukuhkan 5 Polsek Baru di Jajarannya | 22:20 WIB - DPRD Lampura Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2020 | 22:20 WIB - Pemkab Siak Terima SAKIP Award Dari Kemenpan RB | 22:20 WIB - Tinjau Bangunan IPA Baja Indoor di Siak, ini Kata Yudha
/ Politik / Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan /
Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan
Selasa, 30 Maret 2021 - 09:59:59 WIB

JAKARTA  (Bidikonline.com) -  Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan-lahan mulai terungkap.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut, pelaku bom bunuh diri  terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Dari data yang diperoleh keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan. "Betul pelaku pasangam suami istri baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/3/2021).

Seperti diketahui, pasca bom  bunuh diri beredar foto seorang laki-laki mengendarai sepeda motor matic berboncengan dengan seorang wanita. Motor dengan nopol DD 5984 MD tersebut tampak hancur.

Menurut Argo, identitas laki-laki tersebut diketahui L sementara yang wanita YSF pekerjaaan swasta. "Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya," ujar Argo.

Dia mengatakan, sejumlah tempat sudah digeledah untuk mencari bukti lainnya. Termasuk rumah pelaku. "Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dah kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas," tandasnya.

Argo mengungkapkan, pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina. "Pelaku berafiliasi dengan JAD," ucapnya.

Sementara itu, jumlah korban luka akibat bom bunuh diri yang masih dirawat di rumah sakit tinggal 15 orang. 13 diantaranya di rawat di RS Bhayangkari Makassar dan 2 lainnya di RS Siloam. "Dari 19 korban luka saat ini tinggal 15 orang. 4 lainnya diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan," tutupnya. (Dien Puga)


Berita Lainnya :
  • Minggu Depan Aktivis GAMARI Kirim Surat Pengaduan ke Pidsus Kejati Riau
  • Ketua PC Muslimat NU Pelalawan Mengikuti Riyadhoh dan Doa Bersama
  • Kapolres Lampung Utara Kukuhkan 5 Polsek Baru di Jajarannya
  • DPRD Lampura Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2020
  • Pemkab Siak Terima SAKIP Award Dari Kemenpan RB
  • Tinjau Bangunan IPA Baja Indoor di Siak, ini Kata Yudha
  • Pelaksanaan Program Kegiatan ADD, dan DD Desa Ogan Jaya
  • DPRD Bengkalis Gelar Rapat Paripurna Laporan Banggar dan LKPJ Tahun Anggaran 2020
  • Bupati Siak Lantik Bapekam Perawang Barat dan PAW Pinang Sebatang Barat
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan