Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan sejumlah skenario jika pandemi Corona masih berlangsung hingga masa Pemilu dan Pilkada 2024. KPU a...[read more] "> Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan sejumlah skenario jika pandemi Corona masih berlangsung hingga masa Pemilu dan Pilkada 2024. KPU a" />
Rabu, 27 Oktober 2021
Follow Us:
20:23 WIB - Bupati Bengkalis Apresiasi Peluncuran Aplikasi BSR | 20:23 WIB - Harga CPO Melesat Naik Tajam | 20:23 WIB - Protes Aturan PCR Dijawab Jokowi: Harga Jadi Rp 300 Ribu | 20:23 WIB - DPRD Pekanbaru Ingatkan Pemko Tidak Sembarangan Lantik Pejabat | 20:23 WIB - Ternyata Ini Penyebab Pos Jaga Mapolresta Pekanbaru Kebakaran | 20:23 WIB - Bupati Rohil Yakin HNSI Bisa Selesaikan Masalah Ilegal Fishing
/ Politik / KPU Siapkan Skenario Pemilu 2024 Digelar dalam Kondisi Pandemi Corona /
KPU Siapkan Skenario Pemilu 2024 Digelar dalam Kondisi Pandemi Corona
Rabu, 11 Agustus 2021 - 22:07:33 WIB

Bidikonline.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan sejumlah skenario jika pandemi Corona masih berlangsung hingga masa Pemilu dan Pilkada 2024. KPU akan membatasi usia petugas penyelenggara Pemilu hingga teknis penerapan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan KPU dalam Ngobrol Politik Indonesia (Ngopi) Podcast Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Selasa (10/8). Anggota KPU RI Hasyim Asy'ari menuturkan pihaknya menyiapkan sejumlah langkah antisipasi jika pandemi Corona masih berlangsung hingga 2024.

"Misalnya, pandemi masih berlangsung, meski kita berharap segera berakhir, (namun) apapun harus diantisipasi, maka KPU memperhitungkannya dengan istilah manajemen risiko atau mitigasi yang perlu dipersiapkan," kata Hasyim dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Selasa (10/8/2021).

Sejumlah langkah antisipasi itu, kata Hasyim, adalah dengan membatasi usia PPK, PPS, KPPS maksimal berusia 50 tahun. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan petugas. Jika diperlukan, kata Hasyam, pihaknya juga akan mensyaratkan vaksinasi COVID-19 bagi petugas yang terlibat dalam Pemilu 2024.

"Ini dalam rangka supaya adaptasi terhadap protokol kesehatan COVID, itu berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinan, alternatif yang akan ditempuh KPU untuk persiapan Pemilu 2024," kata dia.

Hasyim menuturkan, pada 2024 juga akan berlangsung Pilkada. Dia menyebut hari pencoblosan Pemilu 2024 untuk memilih Presiden, DPR RI, DPD, dan DPRD provinsi/kabupaten/kota direncanakan jatuh pada Rabu, 21 Februari 2024. Sedangkan untuk pencoblosan Pilkada, rencananya dilakukan pada Rabu, 27 November 2024.

"Karena dalam undang-undang sudah diatur demikian, kalau Pemilu memang ditentukan hari pemungutan suaranya oleh KPU, tapi kalau Pilkada itu sudah ada aturannya di UU Pilkada, bahwa pemungutan suara serentak itu dilakukan pada bulan November 2024, bulannya saja, tapi kemudian KPU yang mendesain hari dan tanggalnya," jelasnya.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Bupati Bengkalis Apresiasi Peluncuran Aplikasi BSR
  • Harga CPO Melesat Naik Tajam
  • Protes Aturan PCR Dijawab Jokowi: Harga Jadi Rp 300 Ribu
  • DPRD Pekanbaru Ingatkan Pemko Tidak Sembarangan Lantik Pejabat
  • Ternyata Ini Penyebab Pos Jaga Mapolresta Pekanbaru Kebakaran
  • Bupati Rohil Yakin HNSI Bisa Selesaikan Masalah Ilegal Fishing
  • Riau Raih Penghargaan Provinsi Informatif dari KI Pusat
  • Disdik Pekanbaru Gelar Vaksinasi Tahap Kedua di Lima SMP Negeri
  • Pemko Dumai Salurkan Zakat UPZ YKM Wilmar Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan